Tontowi/Liliyana Terima Bonus 1 Unit Apartemen

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 16 September 2016
Tontowi/Liliyana Terima Bonus 1 Unit Apartemen

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky (keempat kiri) di Pelatnas Cipayung, Kamis (15/9). (Foto PBSI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Raket - Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali menerima bonus. Pengurus Pusat PBSI menyerahkan bonus kepada berupa satu unit apartemen senilai Rp1,452 miliar. 

Owi dan Butet masing-masing menerima satu unit apartemen dengan satu kamar tidur dari The MAJ Collections Hotel & Residence yang berlokasi di Dago Peak, Bandung, Jawa Barat. Selain Owi dan Butet, hadiah satu unit apartemen juga diberikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky. Penyerahan hadiah dilakukan di Pelatnas Cipayung, Kamis (15/9) oleh Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan

Bonus ini sesuai dengan jerih payah atlet dan tim pendukung mengingat perjuangan menuju olimpiade memang tak ringan. Sejak setahun lalu, para atlet berjuang untuk meraih poin pertandingan sebanyak mungkin demi merebut tiket olimpiade. 

Rentetan turnamen yang padat terkadang membuat atlet harus mampu menjaga kondisi fisik dan fokus mereka. Sebelum berlaga di olimpiade, tim mengikuti dua karantina, yang pertama di Kudus (Jawa Tengah), kemudian di Sao Paulo (Brasil).

Kerja keras ini akhirnya membuahkan hasil manis. Tim bulutangkis Indonesia mampu melanjutkan tradisi medali emas olimpiade yang sempat terputus di Olimpiade London 2012 lalu. 

Tontowi/Liliyana menyabet medali emas seusai mengalahkan atas Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia), dengan skor 21-14, 21-12.  

“Bonus ini merupakan sebuah apresiasi atas kerja keras dan komitmen Tontowi/Liliyana dari mulai persiapan menuju olimpiade, hingga keberhasilan meraih medali emas. Tentunya apa yang diraih Tontowi/Liliyana tak lepas dari dukungan pelatih dan tim support, kami juga memberi penghargaan tinggi kepada mereka yang tak kenal lelah memberikan dukungan kepada Tontowi/Liliyana,” kata Gita.

Sementara itu, Butet bersyukur atas bonus yang diberikan PP PBSI. Ia berharap hadiah ini dapat memacu semangat para pemain muda agar mengikuti jejaknya.

“Tentunya kami sangat berterima kasih atas bonus dari PBSI, apalagi bonusnya luar biasa, masing-masing sebuah unit 1 bedroom apartemen yang punya nilai investasi yang bagus. Semoga ini menjadi penyemangat untuk adik-adik pebulutangkis muda, bahwa jika berprestasi, maka kesejahteraan akan mengikuti,” ujar Liliyana.

Pada kesempatan yang sama, Owi mengaku hadiah apartemen dapat menjadi investasi buat masa depan. Sebab, dirinya tak mungkin selamanya menjadi atlet. 

“Ini adalah tabungan masa depan untuk kami. Kami kan tidak mungkin seumur hidup jadi atlet, jadi kami harus pintar mengelola uang hasil jerih payah selama menjadi atlet. Hadiah apartemen ini menjadi investasi berharga untuk kami, terima kasih kepada PBSI atas apresiasi ini,” tutur Tontowi.

Selain Owi, Butet, dan Rexy, tim pendukung  seperti pelatih teknik, pelatih fisik, sampai ahli pijat juga mendapatkan bonus dari PP PBSI. Sebagai orang paling berpengaruh dibalik sukses Tontowi/Liliyana, Richard Mainaky diguyur bonus sebesar Rp500 juta, begitu juga untuk Kasubid Pelatnas Ricky Soebagdja.

Tim pelatih ganda campuran, Nova Widianto dan Enroe Suryanto, juga diapresiasi dengan diberi bonus sebesar masing-masing Rp250 juta. Nilai yang sama juga diserahkan kepada Felix Ary Bayu Marta, pelatih fisik yang menangani tim ganda campuran. Selain atlet dan jajaran pelatih, ahli pijat, fisioterapis, dan ahli gizi juga masing-masing menerima bonus sebesar Rp200 juta.

Berikut daftar lengkap penerima bonus Olimpiade Rio 2016 dari PP PBSI:

1. Tontowi Ahmad                                                                            1 unit apartemen

2. Liliyana Natsir                                                                              1 unit apartemen

3. Rexy Mainaky (Kabid Binpres)                                                       1 unit apartemen 

4. Ricky Soebagdja (Kasubid Pelatnas)                                               Rp500 juta

5. Richard Mainaky (Kepala Pelatih Teknik)                                         Rp500 juta

6. Nova Widianto dan Enroe Suryanto (Ass Pelatih Ganda Campuran)   Rp250 juta

7. Felix Ary Bayu Marta                                                                     Rp250 juta

8. Fisioterapis, Ahli Nutrisi, Ahli Pijat                                                  Rp200 juta

BACA JUGA:

  1. Ketum PBSI Berikan Bonus Tambahan Kepada Tim Owi dan Butet
  2. Dapat Bonus Lima Miliar Ini Rencana Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir
  3. Dahsyat, Emas Olimpiade Ternyata Impian Liliyana Natsir Sejak Kecil!
  4. Selain Penyayang, Liliyana Natsir juga Anak yang Manja
  5. Gratis Naik AirAsia Seumur Hidup untuk Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir
#Olimpiade Brasil 2016 #PBSI #Tontowi Ahmad Dan Liliyana Natsir
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Baik di sektor putra maupun putri, Indonesia mempunyai potensi atlet muda yang sangat melimpah dan bisa menjadi regenerasi ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Olahraga
Tim Putra Indonesia Ditarget Menembus Final Piala Thomas 2026
Sementara itu, tim Uber Indonesia diharapkan bisa lolos dari babak penyisihan grup lebih dahulu.
Frengky Aruan - Rabu, 15 April 2026
Tim Putra Indonesia Ditarget Menembus Final Piala Thomas 2026
Olahraga
Tim Bulu Tangkis Indonesia Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Berusaha Cari Metode Pembinaan yang Tepat
Tim bulu tangkis Indonesia ditarget setidaknya menggondol satu gelar.
Frengky Aruan - Senin, 09 Maret 2026
Tim Bulu Tangkis Indonesia Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Berusaha Cari Metode Pembinaan yang Tepat
Indonesia
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
BWF menetapkan tenggat pengajuan dokumen bidding pada 28 Februari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
Olahraga
Tim Bulu Tangkis Indonesia Bidik 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Punya Peluang Besar
Eng Hian percaya target tersebut bisa tercapai, mengingat persaingan yang merata di antara pebulu tangkis.
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
Tim Bulu Tangkis Indonesia Bidik 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Punya Peluang Besar
Olahraga
Pasangan Ganda Putri Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi Tidak Diteruskan, Komposisi Baru Dibuat
Apriyani dipasangkan dengan Lanny, sementara Fadia dipasangkan dengan Tiwi.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Pasangan Ganda Putri Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi Tidak Diteruskan, Komposisi Baru Dibuat
Olahraga
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Kebijakan protected ranking merupakan mekanisme perlindungan peringkat bagi atlet yang terpaksa absen dari kompetisi internasional akibat kondisi medis
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Olahraga
Pembuatan Visa Tidak Keburu, Ganda Putra Fajar/Fikri Absen di Kumamoto Masters Japan 2025
Indonesia memiliki lima wakil di Kumamoto Masters Japan 2025.
Frengky Aruan - Selasa, 11 November 2025
Pembuatan Visa Tidak Keburu, Ganda Putra Fajar/Fikri Absen di Kumamoto Masters Japan 2025
Olahraga
Bagian Regenerasi, Indonesia Turunkan Atlet Muda di Cabang Bulu Tangkis SEA Games 2025
Simak daftar atlet Indonesia yang akan turun di bulu tangkis SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Jumat, 31 Oktober 2025
Bagian Regenerasi, Indonesia Turunkan Atlet Muda di Cabang Bulu Tangkis SEA Games 2025
Olahraga
Jonatan Christie Naik Peringkat, Masuk Rangking 5 Besar Dunia
Perolehan poin yang signifikan ini tidak dapat dilepaskan dari performa Jojo yang baru saja naik ke podium tertinggi Denmark Open 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Jonatan Christie Naik Peringkat, Masuk Rangking 5 Besar Dunia
Bagikan