Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Tumbang di Semifinal Indonesia Open 2015

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Sabtu, 06 Juni 2015
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Tumbang di Semifinal Indonesia Open 2015

Foto: Official PBSI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bulu Tangkis - Tim ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tumbang di babak semifinal BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015. Keduanya takluk saat berhadapan dengan wakil China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Sabtu (6/6/2015).

Turun dalam babak semifinal, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus menghadapi ujian berat dari ganda campuran terbaik dunia, Zhang Nan/Zhao Yunlei asal Tiongkok yang juga berambisi mengamankan posisi puncak peringkat BWF mereka.

Game pertama, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir langsung unggul 5-1 dengan meladeni permainan taktis yang cepat Zhang/Zhao. Laga kembali ketat hingga menyentuh angka 8-8 dan 11-9 di jeda interval yang dikuasai Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan menutup game pertama 21-16.

Game kedua, Tontowi banyak melakukan kesalahan. Ia terlihat tidak siap menerima serangan dari pasangan China. Skor akhirnya berkesudahan untuk kemenangan China, 21-15.

Pada game penentuan, terjadi kejar-kejaran angka. Saat skor imbang 9-9, terjadi reli panjang yang sangat menegangkan.

Tontowi/Liliyana terus melancarkan smash. Tapi Zhang Nan/Zhao Yunlei bisa mengembalikan bola dengan aksi yang tidak kalah brilian. Setelah 31 pukulan, akhirnya Zhao Yunlei gagal meladeni permainan net Liliyana. Skor berubah jadi 10-9 untuk keunggulan Indonesia.

Walau begitu, keadaan itu tidak membuat Zhang Nan/Zhao Yunlei patah semangat. Unggulan pertama dunia itu sukses membalikan kedudukan. Mereka akhirnya menyudahi laga dengan skor 21-18.

Ini merupakan kekalahan ke-10 yang dialami Tontowi/Liliyana atas Zhang Nan/Zhao Yunlei. Di partai final, Zhang Nan/Zhao Yunlei tinggal menunggu pemenang antara  Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen asal Denmark atau Xu Chen/Ma Jin asal China.

Dengan hasil tersebut, Indonesia masih kesulitan untuk mematahkan rekor buruk sejak 2005 dengan selalu gagal meraih gelar ganda campuran di depan publik Istora.

Baca Juga:

Jonatan Christie Gagal ke Semifinal Indonesia Open 2015

Greysia/Nitya Pastikan Tiket ke Semifinal Indonesia Open 2015

Tontowi Ahmad/Liliyana Berhasil Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2015

Aksi Tim Indonesia di BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015

Tontowi dan Liliyana Gagal Juara di Yonex All England Open 2015

#Indonesia Open Super Series Premier 2015 #SEA Games 2015 #SEA Games #Bulu Tangkis Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Rendy Nugroho

Berita Terkait

Olahraga
Tim Uber Indonesia Juara Grup, Pelipur Lara Rekor Sejarah Terburuk di Piala Thomas
Tim Uber Indonesia lolos ke perempat final Piala Uber 2026 sebagai juara grup.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Tim Uber Indonesia Juara Grup, Pelipur Lara Rekor Sejarah Terburuk di Piala Thomas
Indonesia
Kapten Tim Ingatkan Debutan Indonesia Jaga Emosi di Laga Pembuka Piala Thomas
Kapten tim Fajar Alfian menekankan pentingnya bermain rileks dan menjaga emosi agar performa tetap optimal di laga besar sekelas Piala Thomas.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kapten Tim Ingatkan Debutan Indonesia Jaga Emosi di Laga Pembuka Piala Thomas
Olahraga
ASEAN Para Games 2025 Thailand Berakhir, Estafet Diberikan Pada Malaysia
Negara tuan rumah SEA Games juga bertindak sebagai tuan rumah ASEAN Para Games pada periode yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
ASEAN Para Games 2025 Thailand  Berakhir, Estafet Diberikan Pada Malaysia
Indonesia
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atau reward kepada seluruh atlet Polri yang meraih prestasi di ajang SEA Games tahun 2025.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Olahraga
Bonus SEA Games 2025 Cair Tercepat Sepanjang Sejarah, NOC Indonesia: Ini Bukti Negara Hadir
Prestasi Melampaui Target Keberhasilan ini melengkapi catatan impresif Indonesia di Thailand
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Bonus SEA Games 2025 Cair Tercepat Sepanjang Sejarah, NOC Indonesia: Ini Bukti Negara Hadir
Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Prabowo menegaskan bahwa nominal uang yang diberikan negara bukanlah sekadar 'pembayaran upah'
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Olahraga
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Atlet-atlet dari unsur TNI mendapat kenaikan pangkat hingga menjadi perwira setelah meraih prestasi di SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 08 Januari 2026
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Tim Indonesia Peringkat 2 SEA Games Thailand 2025, Ketum NOC Sebut sebagai Bukti Pembinaan Olahraga di Jalur Tepat
Catatan sejarah terukir di cabang olahraga ice hockey, basket ball 3x3, petanque, kabbadi, dan futsal putra yang pertama kali mempersembahkan medali emas.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Tim Indonesia Peringkat 2 SEA Games Thailand 2025, Ketum NOC Sebut sebagai Bukti Pembinaan Olahraga di Jalur Tepat
Olahraga
Deretan Emas Indonesia di SEA Games 2025, Dari Pencak Silat hingga Skateboard
Indonesia menutup SEA Games 2025 di Thailand dengan 91 medali emas, melampaui target dan finis runner-up. Prestasi ini jadi yang terbaik dalam 30 tahun terakhir
ImanK - Sabtu, 20 Desember 2025
Deretan Emas Indonesia di SEA Games 2025, Dari Pencak Silat hingga Skateboard
Bagikan