MerahPutih.com - Keputusan Cawapres Nomor Urut 03 Mahfud MD mundur sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) menuai pujian dari sejumlah pihak belakangan ini.
Namun, Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menyarankan kedua jagoannya untuk tidak mengambil langkah yang sama seperti Mahfud.
Baca Juga:
Wakil Ketua Koordinator Strategis TKN Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani menyarankan, agar Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tidak mengikuti jejak Mahfud MD mundur dari jabatan di pemerintahan. Saat ini Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) dan Gibran sebagai Wali Kota Surakarta.
"Kami menyarankan kepada Pak Prabowo dan Mas Gibran agar tidak mundur dari jabatan hari ini. Selesaikan tugas sampai akhir periode," kata Muzani, dalam keterangannya yang dikutip Kamis (1/2).
Menurut Muzani, Prabowo dan Gibran mempunyai hak untuk cuti. Hak cuti tersebut bisa digunakan Prabowo-Gibran untuk berkampanye untuk gaet suara rakyat. Tanpa harus mengambil langkah hengkang dari jabatannya. "Kalau misalnya musim kampanye ya cuti, lalu saat menjalankan tugas ya jalankan tugas," tuturnya.
Baca Juga:
Tanggapi Rencana Mahfud MD Mundur dari Kabinet, Jokowi: Itu Hak
Sekjen Partai Gerindra ini menjamin, jika Prabowo dan Gibran tidak akan menyalahgunakan kekuasaan hingga wewenang dari jabatannya untuk kepentingan Pemilu. "Insya Allah hal itu tidak akan terjadi pada paslon Prabowo-Gibran ya," tuturnya.
Seperti diketahui, Mahfud MD secara berani menyatakan mundur dari Menko Polhukam dari kabinet Indonesia Maju. Dia pun mengaku sudah menyiapkan surat pengunduran diri dari Menko Polhukam.
Mahfud menerangkan, keputusannya mundur sebagai menteri kabinet pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin telah disepakati Ganjar dan partai politik pengusung pasangan Ganjar-Mahfud, yaitu PDI Perjuangan, PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura.
Baca Juga:
Ganjar Harap Kontestan Lain Ikuti Langkah Mahfud Mundur dari Kabinet
Pengumuman pengunduran diri Mahfud ini disampaikan melalui akun media sosialnya pada Rabu (31/1). Cawapres dari Capres Ganjar Pranowo itu mengungkapkan, surat pengunduran diri ini akan diserahkan langsung kepada Presiden Jokowi. (Asp)

