TKN: Jika Prabowo Punya Data Kemenangan, Segera Dibuka ke Publik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 25 April 2019
TKN: Jika Prabowo Punya Data Kemenangan, Segera Dibuka ke Publik

Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf, TB Ace Hasan Syadzily. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin mendesak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membuka lokasi real count.

"Prabowo mengklaim kemenangan, tapi ironisnya kubu BPN tidak mau membuka ke publik di mana tempat perhitungan mereka ini," kata Jubir TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Kamis (25/4).

Ketua DPP Partai Golkar itu meminta BPN berhenti bermain narasi kecurangan pemilu jika masih enggan membuka lokasi real count internal. Menurutnya, rakyat kini sudah tidak bisa dibohongi.

"Sekarang ini masyarakat tidak bisa dibohongi dengan hanya bicara dengan tuduhan-tuduhan. Buktikan dengan data-data yang mereka miliki," jelas Ace.

Ace menyoroti pendapat yang bervariasi dari kubu BPN terkait lokasi real count kubu 02. Sekali lagi Ace meminta BPN terbuka ke publik terkait data-data pilpres seperti yang TKN lakukan.

"Justru di situlah bentuk inkonsistensi mereka. Selain penjelasan ke publiknya selalu berbeda-beda tentang klaim perolehan kemenangan pasangan Prabowo-Sandi, mereka sangat tertutup dalam hal rekapitulasi suara versi mereka," ucap Ace.

Prabowo Subianto sedang berpidato
Prabowo Subianto di acara Ijtima Ulama II. MP/Ponco Sulaksono.

Dia menegaskan ada saluran yang telah diatur untuk menyelesaikan dugaan pelanggaran pemilu, termasuk sanksi yang diberikan terkait.

Ace lantas meminta BPN untuk percaya kepada KPU jika mengklaim menang. "Kami memang sudah menduga bahwa mereka akan selalu menyampaikan narasi kecurangan ketika memang mengalami kekalahan. Kalau mereka menang, kenapa harus tidak percaya ke KPU dan menuduh kecurangan?" sebut Ace.

"Mereka tidak terbuka untuk menunjukkan bukti-bukti pengawalan C1 yang selalu mereka sampaikan. Jika benar mereka memiliki war room seperti kami, tunjukkan dengan buktinya," desak Ace.

Ace mengatakan jika ada ketidaksempurnaan dalam penyelenggaraan pemilu, hal itu menurutnya perlu untuk disadari.

"Jika memang mereka punya data sendiri, buka dong ke publik. Soal keamanan data, tidak ada kaitannya dengan transparansi," tuturnya. (Knu)

#Jokowi-Ma'ruf Amin #Prabowo-Sandiaga #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan