MerahPutih.com - Pelatih Timnas Timor Leste, Jose Pedro, melihat perbedaan sangat mencolok timnya dengan Vietnam. Perbedaan membuat kedua tim bak langit dengan bumi.
Hal ini seperti disampaikan jelang pertemuan dengan Vietnam di laga pertama Grup A ASEAN Championship 2026 atau sebelumnya dikenal Piala AFF. Partai kandang bagi Timor Leste akan dimainkan di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat, 24 Juli 2026.
Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit karena kesenjangan antara kedua tim sangat besar dalam setiap aspek, tidak hanya di lapangan tetapi juga di luar lapangan, termasuk sistem pelatihan, fasilitas, dan fondasi pengembangan sepak bola. Vietnam berada sekitar 100 peringkat di atas kita dalam peringkat FIFA,
ujar pelatih Jose Pedro dalam saluran FFTL.
Tidak ada target muluk-muluk yang dipatok Timor Leste. Bahkan, Timor Leste hanya menjadikan laga ini untuk mencari pengalaman sekaligus memetik pembelajaran.
Baca juga:
Amati Para Pesaing Termasuk Timnas Indonesia, Bek Vietnam: Telah Meningkat dan Sangat Kuat
“Timor Leste akan menghadapi juara bertahan dengan mentalitas belajar. Tentu saja, tugas kami tetap memberikan yang terbaik dan melakukan segala yang kami bisa.”
Kendala Persiapan
Selain perbedaan tingkat kemampuan, pelatih Jose Pedro juga mengakui bahwa Timor Leste menghadapi banyak kesulitan dalam proses persiapan.
“Kami menghadapi banyak kendala. Liga domestik masih berlangsung, sehingga tidak semua pemain tersedia. Selain itu, ada masalah dengan infrastruktur, organisasi, dan waktu yang terlalu singkat untuk mempersiapkan turnamen besar seperti Piala ASEAN,” kata pelatih berusia 47 tahun itu.
Kerugian lain bagi Timor Leste yakni harus memainkan laga kandang di Thailand. Hal ini karena stadion yang dimiliki tidak memenuhi syarat.
“Tidak bisa bermain di depan pendukung kandang sendiri adalah hal yang disayangkan, karena itu akan menjadi sumber motivasi yang besar bagi para pemain. Tetapi seluruh tim akan mencoba beradaptasi dengan keadaan saat ini dan mengincar penampilan yang positif.”

