MerahPutih.com - Penyerang Timnas Malaysia, Mohamadou Sumareh mengakui bahwa skuad Vietnam merupakan favorit di ASEAN Championship 2026 atau sebelumnya dikenal Piala AFF. Namun, Golden Star Warriors, sang juara bertahan bukan tidak bisa dikalahkan, apalagi Malaysia punya daya kejut.
Hal ini disampaikan Sumareh jelang pertemuan Malaysia dengan Vietnam di semifinal ASEAN Championship 2026. Malaysia melaju sebagai runner-up Grup B, sedangkan Vietnam berstatus juara Grup A.
Malaysia akan menjamu Vietnam lebih dahulu di Stadion Kuala Lumpur pada 16 Agustus dalam leg pertama. Itu sebelum gantian bertindak sebagai tamu di Stadion My Dinh Hanoi pada leg kedua 19 Agustus.
Vietnam adalah tim unggulan, itu jelas, tetapi ini adalah semifinal. Maksud saya, kami berkembang sebagai tim di setiap pertandingan, pertandingan demi pertandingan dan untuk semifinal, seperti yang saya katakan, apa pun bisa terjadi,
kata Sumareh dikutip dari Berita Harian.
Baca juga:
Unggul Head to Head, Timnas Vietnam Enggan Remehkan Malaysia di Semifinal ASEAN Championship 2026
"Kami bisa mengejutkan mereka, tetapi kami harus tetap rendah hati seperti yang telah kami lakukan sepanjang turnamen ini."
"Kami akan pergi ke pertandingan itu dan melakukan apa yang telah kami lakukan," sambungnya.
Catatan Kelam Timnas Malaysia
Malaysia memasuki semifinal dengan catatan kurang bagus. Seakan sebagai kutukan, mereka tidak pernah meraih kemenangan selama hampir 12 tahun.

Timnas Malaysia. (Facebook/FAM)
Malaysia terakhir menang atas Vietnam pada Desember 2014. Saat itu, Harimau Malaya menang 4-2 di kandang Vietnam pada leg kedua semifinal Piala AFF yang ketika itu masih bernama Piala AFF, seperti dilaporkan Berita Harian.
Malaysia sebenarnya sempat mencatat kemenangan 4-0 atas Vietnam dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Nasional Bukit Jalil pada Juni tahun lalu. Namun, hasil tersebut kemudian dibatalkan setelah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan hukuman terkait kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain. Vietnam pun dinyatakan menang 3-0.
Sumareh juga menyampaikan pujian untuk semua pemain terutama bintang-bintang muda yang belum pernah memiliki pengalaman dengan tim senior. sebelumnya.
Baca juga:
"Pujian untuk para pemain muda, mereka memberikan segalanya. Bagi sebagian dari mereka, ini adalah panggilan pertama mereka tanpa pengalaman di tim nasional, tetapi mereka datang dan berjuang sampai akhir.”
"Anda lihat, bukan 11 bintang yang membentuk sebuah tim, tetapi 11 teman yang membentuk sebuah tim dan itulah mengapa kita berada di sini sekarang. Saya sangat bangga pada mereka dan mereka telah melakukan yang terbaik," katanya.