MerahPutih.com - Timnas Thailand menatap ASEAN Championship 2026 dengan penuh keyakinan meski menyadari persaingan di kawasan Asia Tenggara akan berlangsung ketat.
Keyakinan ditunjukan meski Timnas Thailand menghadapi kendala dalam masa persiapan. Gelandang senior Sarach Yooyen mengakui timnya punya masalah karena memulai pemusatan latihan lebih lambat dibanding beberapa negara peserta.
"Saya pikir yang paling penting adalah kondisi fisik. Seperti yang diketahui, kami mulai berkumpul lebih lambat dibanding tim lain. Namun selama berada di pemusatan latihan, pelatih benar-benar fokus meningkatkan kebugaran kami. Saat ini kondisi fisik kami terus membaik," kata Sarach.
Ia menilai setiap tim memiliki kualitas yang membuat perebutan gelar ASEAN Championship tidak akan berjalan mudah.
Baca juga:
John Herdman Merasa Perlu Terus Poles Timnas Indonesia di Sisa Waktu Jelang Piala AFF 2026
Persaingan ASEAN Championship Diprediksi Ketat
Saya pikir ini bukan turnamen yang mudah. Semua tim memiliki kualitas. Sepak bola Asia Tenggara memiliki banyak faktor, mulai dari perjalanan hingga atmosfer suporter yang berbeda dengan turnamen lain. Gengsi masing-masing negara juga membuat persaingan semakin sulit,
kata Sarach yooyen.
“Sebagai pemain, kami harus bisa beradaptasi dan menjaga kondisi tubuh. Ketika turnamen dimulai tidak ada alasan, kami harus memberikan yang terbaik. Banyak pemain di tim ini memiliki kualitas, baik pemain muda maupun yang kembali dipanggil. Tinggal bagaimana kami menyatu dan menjalankan instruksi pelatih. Sekarang fokus kami adalah laga melawan Laos dan kami harus meraih kemenangan," tegasnya.
Sementara itu, bek Timnas Thailand Manuel Tom Bihr juga menilai atmosfer di dalam skuad sangat positif. Ia menambahkan bahwa para pemain muda mampu cepat beradaptasi sehingga kekompakan tim terus meningkat menjelang laga pembuka.
"Di pemusatan latihan saya melihat tim ini sangat kompak. Para pemain muda sering bercanda dengan saya dan suasananya sangat menyenangkan. Saya rasa proses membangun kebersamaan sudah berjalan dengan baik. Kami masih memiliki dua sesi latihan sebelum laga pertama dan kami optimistis bisa mengawali turnamen dengan hasil positif," ujar Bihr.
Ia menegaskan setiap pemain siap memberikan kemampuan terbaik saat membela Timnas Thailand.
"Bagi saya, bermain untuk tim nasional tidak bergantung pada turnamennya. Ini adalah sebuah kehormatan bagi semua pemain. Kami siap memberikan segalanya untuk negara dan seragam ini. Saya juga berharap para suporter tetap memberikan dukungan kepada kami. Kami akan berusaha membuat semua orang percaya kepada tim ini dan datang mendukung kami."
Baca juga:
Timnas Vietnam dan Indonesia Sama-sama Ingin Patahkan ‘Kutukan’ di Piala AFF 2026
Bihr juga memastikan Thailand tidak akan menjadikan kondisi cuaca maupun faktor lain sebagai alasan.
Saya rasa kami tidak bisa mengubah kondisi apa pun dalam turnamen ini. Semua tim bermain dengan syarat yang sama, jadi itu tidak boleh dijadikan alasan.
Sebelumnya kami pernah berlatih di cuaca 40 derajat Celsius maupun saat hujan. Jadi di turnamen ini tidak ada alasan apa pun. Kami harus memberikan segalanya di lapangan. Saya tidak menganggap kondisi tersebut sebagai masalah."
Thailand akan mengawali perjuangan di Grup B ASEAN Championship 2026 dengan menghadapi Laos di Stadion Nasional KM16, Vientiane, Jumat (25/7/2026). (*)

