MerahPutih.com - Timnas Singapura tidak ingin tampil gegabah demi mengejar defisit dua gol saat menghadapi Thailand di leg kedua semifinal ASEAN Championship 2026 di Bangkok, Selasa (18/9).
Seperti disampaikan oleh sang pelatih Gavin Lee, hal itu berbahaya jika dilakukan.
Gavin Lee menekankan bahwa fokus utama The Lions adalah menghadirkan performa yang lebih baik, bukan sekadar memburu gol untuk membalikkan kekalahan 1-3 pada leg pertama.
Lee menyadari timnya membutuhkan hasil tertentu untuk melaju ke final. Tetapi ia menilai terlalu berambisi mengejar skor justru dapat membuat para pemain kehilangan kendali permainan.
Baca juga:
Saya rasa sebagai sebuah tim, kami sangat menyadari situasi serta skor dan hasil akhir yang kami butuhkan. Namun, menurut saya akan sangat berbahaya jika kami hanya fokus mengejar hasil akhir. Dalam sepak bola, situasi tidak selalu berjalan sesuai keinginan kita, dan jika hal itu terjadi, justru akan menimbulkan tekanan yang tidak perlu,
ujar Gavin Lee dikutip dari ASEAN United FC.
"Pada akhirnya, kami kembali fokus pada hal-hal yang bisa kami kendalikan, yaitu performa kami di lapangan."
Gavin Lee Ingin Singapura Lebih Efektif
Pada leg pertama, Singapura sebenarnya mampu menguasai bola dalam waktu lama. Namun, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan efektivitas permainan karena mereka kebobolan tiga gol melalui dua gol Teerasak Poeiphimai dan satu gol Seksan Ratree.
Gavin Lee ingin Singapura belajar dari pertandingan pertama. Selain menjaga penguasaan bola, mereka harus lebih solid ketika bertahan sekaligus lebih tajam dalam menciptakan peluang.
"Saya bukan orang yang terlalu terpaku pada statistik, tetapi banyak yang bilang kami mendominasi permainan melawan Thailand dalam hal penguasaan bola," ujarnya.
"Jadi pertanyaannya adalah: mengapa kami tetap kebobolan begitu banyak gol meski menguasai bola sebanyak itu?
Itulah pertanyaan yang harus kami jawab secara internal, dan kami sudah membahasnya malam ini.
Ini adalah kesempatan untuk lebih memperkokoh pertahanan, namun di saat yang sama, menciptakan lebih banyak peluang bagi diri kami sendiri di lini depan."
Baca juga:
Sementara itu, Ilhan Fandi menegaskan motivasi Singapura untuk membalikkan keadaan berasal dari dalam tim. Penyerang yang telah mencetak empat gol di turnamen tersebut percaya rekan-rekannya tetap memiliki keyakinan meski tertinggal dua gol.
Menurut Ilhan, semifinal bukan pertandingan yang bisa dijalani tanpa motivasi. Singapura akan berusaha memberikan penampilan terbaik dan mencoba memanfaatkan peluang sekecil apa pun untuk membalikkan keadaan di Bangkok. (*)