MerahPutih.com - Timnas Singapura tidak ingin memandang sebelah mata Timor Leste jelang pertemuan di laga kedua Grup A ASEAN Championship 2026. Laga akan digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura, Senin, 27 Juli malam.
Pelatih Singapura, Gavin Lee, menilai kekalahan telak 0-7 yang dialami Timor Leste dari Vietnam tidak mencerminkan kualitas sebenarnya sang lawan.
Pada laga pembuka, Timor Leste dihajar juara bertahan Vietnam, sedangkan Singapura meraih kemenangan tipis 2-1 atas Kamboja berkat gol telat Ilhan Fandi (90+11’).
"Tidak masalah bagaimana kami menang. Yang terpenting adalah kami berhasil meraih kemenangan,” kata Gavin Lee di laman ASEAN United FC.
Baca juga:
Ketika Anda menyaksikan pertandingan Vietnam melawan Timor-Leste, mungkin skor akhirnya terlalu menguntungkan Vietnam. Timor-Leste sempat menguasai permainan dalam beberapa periode dan memberikan sejumlah masalah bagi Vietnam. Mereka adalah tim yang terorganisasi dengan baik, tetapi kualitas Vietnam pada akhirnya menjadi pembeda,
sambung Gavin Lee.
"Gol-gol yang bersarang ke gawang Timor-Leste terjadi dalam waktu yang berdekatan, sehingga mungkin mereka gagal mengelola momen-momen penting tersebut dengan baik. Namun, kami tidak boleh hanya melihat hasil akhirnya untuk menilai kekuatan lawan.”
"Kami harus sangat berhati-hati agar hasil tersebut tidak membentuk pandangan kami terhadap Timor-Leste menjelang pertandingan besok."
Gavin Lee Ingin Timnas Singapura Lebih Meyakinkan
Gavin Lee mengakui penampilan timnya belum sepenuhnya memuaskan meski membuka kiprah dengan kemenangan. Ia berharap Singapura bisa tampil lebih baik saat menghadapi Timor Leste, yang selalu kalah dalam tiga pertemuan sebelumnya melawan The Lions di ajang ini.
"Hal yang sulit dalam sepak bola adalah bukan hanya tentang apa yang kami lakukan. Respons dari lawan juga menjadi bagian penting.”
"Jika lawan bereaksi dengan buruk tetapi kami tidak mampu memanfaatkannya, maka tidak akan terjadi apa-apa. Jika mereka bereaksi dengan baik, kami juga mungkin tetap gagal memaksimalkan peluang meski sudah melakukan hal yang benar.
View this post on Instagram
Hanya ketika lawan bereaksi buruk dan kami merespons dengan baik, kami bisa mendapatkan hasil yang kami inginkan. Karena itu, terlalu sederhana jika hanya fokus pada apa yang ingin kami lakukan tanpa mempertimbangkan lawan,
jelas Gavin Lee. (*)

