MerahPutih.com - Timnas Malaysia membidik kemenangan kedua secara beruntun saat menghadapi Laos pada laga Grup B ASEAN Championship 2026 di Stadion Sepak Bola Kuala Lumpur, Selasa, 28 Juli. Meski berstatus unggulan dan memiliki rekor apik atas Laos, pelatih sementara Tan Cheng Hoe menegaskan Harimau Malaya tidak akan menganggap remeh lawannya.
Malaysia akan memasuki pertandingan dengan modal positif usai menundukkan Myanmar 2-1 di Yangon. Kapten Paulo Josué menjadi pahlawan kemenangan lewat dua gol yang sekaligus menambah koleksi gol internasionalnya menjadi 11.
“Pertama-tama, kami sangat senang telah mengamankan tiga poin melawan Myanmar,” kata Tan di laman ASEAN United FC.
Itu baru rintangan pertama, dan kami masih memiliki beberapa pertandingan sulit di depan kami.
Tan Cheng Hoe mengungkapkan suasana di dalam skuad sedang sangat baik. Perpaduan pemain senior seperti Paulo Josué, Syafiq Ahmad, dan Mahamadou Sumareh dengan sejumlah wajah baru dinilai menjadi kekuatan tersendiri bagi Harimau Malaya.
Baca juga:
Klasemen Grup A Piala AFF 2026 Setelah Timnas Indonesia Gebuk Kamboja 5-1
Anthony Hudson Tegaskan Timnas Thailand Bukan Favorit di Piala AFF 2026
“Suasananya fantastis,” kata Tan Cheng Hoe, yang merupakan pelatih kepala ketika Malaysia menjadi runner-up di edisi 2018 dan asisten pelatih dalam satu-satunya kemenangan gelar Kejuaraan ASEAN negara itu pada tahun 2010.
“Kami memiliki perpaduan yang baik antara pemain berpengalaman, pemain muda, dan beberapa pemain yang belum pernah bermain untuk timnas. Itu membuat tim ini unik karena banyak dari mereka belum bermain bersama secara teratur. Sebagai pelatih, saya sangat senang para pemain berpengalaman telah memberikan yang terbaik dan membimbing anggota skuad yang lebih muda."
“Para pemain berpengalaman membantu meningkatkan tempo permainan melawan Myanmar. Semangat dalam tim menunjukkan bahwa kami mampu terus berkembang.”
Malaysia Diunggulkan, tetapi Tidak Boleh Anggap Remeh
Meski Laos baru saja menelan kekalahan telak 0-5 dari Thailand dan Malaysia belum pernah kalah dalam sembilan pertemuan sebelumnya, Tan meminta anak asuhnya tetap waspada.
Kita tidak boleh meremehkan Laos meskipun kalah melawan Thailand,
kata Tan Cheng Hoe.
“Saya menonton dan menganalisis pertandingan mereka. Mereka memiliki tim yang relatif muda, dan kita harus menghormati mereka. Tim mana pun yang mengalami kekalahan dalam sebuah turnamen pasti ingin bangkit kembali dan meraih hasil positif.”
“Mereka sangat berbahaya dalam serangan balik cepat. Kita harus mempersiapkan diri untuk situasi tersebut, menghindari kehilangan penguasaan bola secara tidak perlu di separuh lapangan kita sendiri, dan tampil klinis di depan gawang,” sambung Tan Cheng Hoe. (*)

