MerahPutih.com - Timnas Bangladesh datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan status underdog. Namun, gelandang bintang mereka, Hamza Choudhury, menegaskan bahwa timnya tidak takuk menghadapi lawan-lawannya di Indonesia.
Timnas Bangladesh sudah tiba di Jakarta sejak 20 September, sementara Hamza Choudhury menyusul dari Inggris sehari kemudian. Setelah menjalani latihan bersama tim, pemain Sheffield United tersebut mengaku antusias tampil di turnamen ini.
Kami tidak datang ke sini untuk takut kepada siapa pun. Kami tahu kemampuan kami. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk belajar. Kami datang untuk mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin dan berharap bisa membuat negara kami bangga,
ujar Hamza.
Baca juga:
Bangladesh berada satu grup dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Ketiga lawannya memiliki peringkat FIFA yang lebih tinggi.
Indonesia berada di posisi 118, Malaysia 136, sedangkan Singapura menempati peringkat 148.
Lawan Bangladesh Berkualitas Tinggi
Hamza menaruh respek. Ia menilai ketiga tim memiliki pemain berkualitas dan pelatih bagus, bahkan seharusnya berpotensi bersaing di kualifikasi Piala Dunia berikutnya.
Hamza juga terkesan dengan sambutan di Indonesia. Ia memuji keramahan masyarakat, popularitas sepak bola, hotel, serta fasilitas latihan yang digunakan Bangladesh.
Orang-orang di sini sangat ramah dan baik. Sepak bola juga sangat populer dan fasilitasnya bagus. Saya tidak sabar untuk bermain Jumat depan,
kata Hamza.
Baca juga:
Menariknya, dalam perjalanan dari Inggris menuju Indonesia, Hamza bertemu bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, yang bermain untuk Millwall di Championship. Ia mengaku menantikan duel dengan pemain muda tersebut.
Kami mendapatkan lapangan yang bagus untuk berlatih dan sangat menikmatinya. Hotelnya luar biasa, semua orang sangat ramah. Kami menikmati waktu di sini,
tuturnya.