TikTok akan Bagi Hasil Pendapatan Iklan kepada Kreator
TikTok akan bagikan hasil pendapatan iklan. (Foto: Unsplash/Viacheslav Bublyk)
TIKTOK tengah membuka cara baru agar para kreatornya dapat menghasilkan uang. Perusahaan tersebut saat ini tengah berencana untuk membagi hasil pendapatan iklan kepada para kreator top yang videonya berjalan dengan iklan. Program tersebut mirip dengan yang sudah dijalankan YouTube.
Bila TikTok mengadopsi cara yang dilakukan YouTube maka kreator dapat mendapatkan penghasilan yang lebih signifikan, belum lagi bila terdapat cara substansial bagi kreator untuk menghasilkan uang.
Program baru yang disebut TikTok Pulse tersebut memungkinkan iklan untuk dijalankan secara khusus bersama empat persen video teratas di TikTok. Melansir The Verge perusahaan tersebut menentukan hanya kreator atau akun dengan setidaknya 100.000 pengikut yang memenuhi syarat untuk menerima potongan pendapatan saat video mereka diunggah.
Baca juga:
Diputar Dimana-mana, 5 Lagu TikTok Ini Selalu Terngiang di Kepala
Adapun besaran potongan hasil iklan yang akan dibagikan TikTok adalah sebesar 50 persen. GM Business Solution TikTok untuk Amerika Utara Sandie Hawkins mengatakan besaran tersebut telah mendekati apa yang ditawarkan YouTube kepada kreator konten yang memberi potongan iklan sebesar 55 persen.
Hawkins mengatakan TikTok Pulse akan mulai diluncurkan pada Juni mendatang dengan AS sebagai negara pertama yang akan mendapat jatah program baru tersebut. Kemudian pasar atau negara tambahan lainnya akan dirilis pada sekitar musim gugur atau pertengahan tahun mendatang.
Hingga kini cara utama TikTok untuk memberi kompensasi kepada kreator adalah melalui 'Creator Fund' yang membayar pengguna tertentu berdasarkan popularitas video mereka. Namun para kreator mengatakan pembayaran melalui program tersebut masih tergolong kecil dan tidak konsisten.
Baca juga:
TikTok Luncurkan Platform SoundOn, Pengguna Bisa Berdamai Monetisasi Musik
Artinya program tersebut tak memberi aliran pendapatan yang stabil dan berkelanjutan seperti yang bisa didapatkan melalui program iklan YouTube untuk beberapa kreator konten top. Langkah yang dilakukan TikTok terbilang tepat untuk mencegah para kreatornya beralih ke platform serupa lainnya seperti Instagram.
Kendati demikian TikTok tetap perlu lebih berhati-hati dalam merancang programnya tersebut agar konten di TIkTok tidak terlalu membosankan sebab kreator berpotensi membuat lebih banyak konten yang ramah iklan hingga membuat audiens kurang nyaman dan malah beralih ke pesaingnya. (waf)
Baca juga:
Tiktok Larang Konten Tantangan Viral yang Berbahaya
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Dari Garam dan Madu hingga Nina, Ini Lagu TikTok Paling Viral Sepanjang 2025
Lirik Lagu 'She’s A 10 But…' Artan dan Spencer Elmer, Kembali Viral di TikTok!
Lagu 'EEEE A' dari D.I.A Viral di TikTok, Berikut Lirik Lengkapnya
Lirik Lagu “Seperti Mati Lampu” Versi Korea yang Viral di TikTok, Ternyata Dibuat dengan AI
Lagu 'Ay, Mi Gatito, Miau Miau' Viral di TikTok setelah Dipakai Ribuan Kreator, Simak Lirik Lagu Aslinya
Lagu 'I’ve Seen It' dari Olivia Dean Viral di TikTok, Berikut Lirik Lengkapnya
Lirik Lagu 'Dara (Tara Mood)' yang Tengah Viral di TikTok
Lirik Lagu Dangdut Pacar Lima Langkah, Yang Kembali Naik Daun Karena Tiktok
Lirik Lagu 'AEAO' dari Dynamic Duo, Kembali Curi Perhatian hingga Viral di TikTok
Lirik Lagu Viral 'Tor Monitor Ketua (Orang Baru Lebe Gacor)' dari Ecko Show, Juan Reza dan Chesylino