Ramadan 2019

Tiga Hari Pertama di Bulan Ramadan Bisa Amat Berat, Begini Cara Menghadapinya

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 06 Mei 2019
Tiga Hari Pertama di Bulan Ramadan Bisa Amat Berat, Begini Cara Menghadapinya

Tiga hari pertama puasa akan terasa berat, tapi selanjutnya tubuh akan terbiasa. (foto: pixabay/chiodic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIGA hari pertama pada bulan puasa pasti akan menjadi hari yang sulit. Setelah itu, berpuasa akan menjadi lebih mudah karena tubuh sudah menyesuaikan diri. Lantas bagaimana cara mudah untuk menghadapi tiga hari pertama tersebut? Berikut tips menghadapi 3 hari pertama bulan Ramadan menurut konsultan intensivist, Dr Adel Alsisi dari Dubai.


1. Makan-Makanan 4 Sehat 5 Sempurna

puasa ramadan
Pilih makanan yang sehat seimbang. (foto: Unsplash.com/Monika Grabkowska)

Puasa mulai dari matahari terbit hingga terbenam, energi tubuh dapat diganti dengan kedua dari makanan empat sehat lima sempurna. Karbohidrat, Protein, Susu, buah-buahan, sayuran, dan lemak. Mengapa lemak?, karena lemak cenderung sangat membantu dalam proses pembakaran energi dibandingkan dengan glukosa disaat berpuasa. Sehingga hal ini juga menjadi cara sehat untuk menurunkan berat badan, menurunkan kadar kolesterol dan penyakit kronis lainnya.

2. Hindari Makanan yang Terlalu Berlemak dan Digoreng

gorengan
Makan-makanan digoreng berbahaya selama puasa (Foto Unsplash.com/Louis Hansel)

Meski lemak dijelaskan sebelumnya menjadi salah satu alternatif yang lebih baik ketimbang glukosa. Bukan berarti makan-makanan berlemak yang berlebihan pada saat ramadan baik untuk tubuh. Begitu juga dengan makanan yang digoreng. Gunakan alternatif seperti memanggang dan shallow frying (menggoreng dengan sedikit minyak).


3. Berbuka Puasa dengan Minuman Manis dan Kurma

kurma
Berbuka puasa secukupnya.(Foto Unsplash.com/Rachael Gorjestani)

Minuman manis yang dimaksud bukanlah minuman yang berkadar gula tinggi. "Susu merupakan yang terbaik sebagaimana ia memberikan dorongan energi yang terkuras selama berpuasa lebih dari 12 jam. Begitu juga dengan kurma yang disajikan dengan segelas air putih, sebagaimana kita mengikuti sunnah Rasulullah Shalalllahu ‘alaihi wa sallam." ujar Dr Adel


4. Mengurangi Makanan Ringan dan Kopi

kopi
Pilihlah air putih untuk mengganti cairan yang hilang.(Foto Unsplash.com/Drew Coffman)

Jika tubuh kita sebelumnya secara rutin makan secara bertahap. Yakni, tiga kali makan-makanan utama dan diselingi dengan makanan ringan. Maka pada saat bulan puasa, kurangilah makan-makanan ringan yang biasa dikonsumsi baik sebelum atau sesudah makan-makanan utama. Ataupun, bisa juga diganti dengan mengonsumsi salad atau sup. Jika tubuh sering mengonsumsi Kopi atau Teh diluar bulan puasa. Maka, hal itu harus diganti dengan lebih banyak air untuk mencegah dehidrasi yang disebabkan oleh kopi atau teh.(iql)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan