Tidak Ada Kepentingan Politik, Simon Tahamata Tegaskan Ingin Bantu Sepak Bola Indonesia
Kepala pemandu bakat timnas Indonesia Simon Tahamata. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)
MerahPutih.com - Simon Tahamata menegaskan bahwa kedatangannya ke Indonesia bukan dengan tujuan politik. Ia menerima tawaran menjadi Kepala Pemandu Bakat PSSI untuk membantu sepak bola Indonesia.
Simon Tahamata ditunjuk sebagai kepala pemandu bakat timnas pada 22 Mei lalu. Sejak penunjukan, ia baru berbicara langsung dengan media pada Selasa (3/6), saat menghadiri sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno.
"Saya di sini karena kami punya talenta. Saya bisa kembali di Ajax, tetapi mau pulang kembali di sini. Menolong Patrick dan teman-teman di sini, jadi kami ada di sini untuk menolong Indonesia dan juga untuk anak-anak muda," kata Simon yang menjumpai wartawan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang kurang lancar.
Simon Tahamata merupakan legenda Ajax Amsterdam, sempat dikait-kaitkan dengan RMS (Republik Maluku Selatan). Terlebih setelah tulisan fans Ajax “OOM SIMON TERIMA KASIH" dengan warna bendera RMS dalam sebuah perpisahan.
"Bukan politik, saya di sini buat olahraga. Ini tanah Indonesia akan besar," tambah dia.
Baca juga:
"Saya mau Indonesia terkenal di mata dunia, dan Indonesia semakin besar," ujar mantan pemain Timnas Belanda tersebut.
Simon mengatakan Indonesia punya banyak pemain muda berbakat. Simon merasa tertantang untuk menemukan talenta-talenta tersebut.
"Saya di sini karena Indonesia punya pemain-pemain bertalenta. Coach Patrick (Kluivert) bertanya ke saya, apa saya mau ikut dengan dia ke sini (Timnas Indonesia)," kata Simon Tahamata.
"Saya bisa saja kembali ke Ajax, tetapi saya mau pulang, mau kembali ke sini (Indonesia) untuk membantu Patrick dan teman-teman (staf pelatih) di sini."
"Jadi saya di sini untuk membantu anak-anak muda Indonesia," ucap Simon yang punya darah Maluku itu. (*)
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
John Herdman Belum Mulai Bekerja, DPR Sudah Mulai Kirim Ultimatum
Imbas Suporter Nyalakan Flare, Persis Solo Didenda Rp 250 Juta oleh Komdis PSSI
Pelatih Timnas Bulgaria: Sepak Bola adalah Agama di Indonesia
Pelatih Timnas Bulgaria Alexander Dimitrov Andalkan Pemain Muda Termasuk Debutan di FIFA Series 2026 di Indonesia
Timnas Indonesia Akan Jajal Bulgaria, Kepulauan Salomon, atau St. Kitts Nevis, Erick Thohir: Ujian Bersaing di Level Dunia
Indonesia Tuan Rumah FIFA Series 2026, Tampilkan Timnas Bulgaria, Kepulauan Salomon, dan St.Kitts Nevis Selain Skuad Garuda
John Herdman Jadi Pelatih, Saddil Ramdani Ungkap Kerinduan Berseragam Timnas Indonesia
Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026, Kamboja Buat Pijakan Awal
Jadwal Lengkap ASEAN Championship 2026: Timnas Indonesia Buka Kiprah Hadapi Kamboja, Singapura Lawan Terakhir
Segrup Vietnam di ASEAN Championship, Ujian Bagus untuk Timnas Indonesia Menurut John Herdman