The Venyamin Tuangkan Ideologi Lewat Album Debut 'Relic in Religion'

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 24 September 2024
The Venyamin Tuangkan Ideologi Lewat Album Debut 'Relic in Religion'

The Venyamin bekesempatan manggung di Pestapora 2024. (Foto: Dok/The Venyamin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Sosok pria berambut blonde pendek begitu menyita mata di panggung Hingar Bingar Pestapora, Sabtu (21/9). Ia terlihat memegang bow sambil menggesekan ke gitar miliknya saat intro dari lagu berjudul ‘Son of Adam’ mulai dimainkan. Atraksi tersebut sontak memanjakan mata para penonton yang hadir kala itu.

Namanya adalah Panji Laras yang bermain dalam proyek solonya, The Venyamin. Ia menjadi satu dari ratusan musisi yang berhasil tampil di ajang Pestapora 2024 berkat program ‘Collabonation’ dari salah satu provider ternama.

Kepada MerahPutih.com, Panji menceritakan perasaannya bisa manggung di Pestapora dengan skala luas panggung yang begitu besar.

“Deg-degkan pasti, tetapi lebih besar raya bersyukurnya karena diberi kesempatan untuk tampil di panggung Pestapora ini,” ucap pria berdarah Minang tersebut.

Baca juga:

BABYMONSTER Siapkan Full Album Jelang Comeback

View this post on Instagram

A post shared by The Venyamin (@thevenyamin)

Selain itu, Panji juga menceritakan sedikit tentang proses penggarapan album debut ‘Relic in Religion’ yang rilis pada Juni 2024. Album sakral itu berisikan delapan trek yang memiliki benang merah tentang ideologi yang ditanamkan olehnya.

“Tajuk ‘Relic in Religion’ sebenarnya enggak membahas agama tertentu, namun lebih ke kepercayaan gue terhadap kehidupan dan ideologi. Itu yang mau gue sampein ke orang lain. Namun mereka juga boleh menafsirkannya berbeda,” terang Panji.

Relic In Religion’ menawarkan perspektif tentang keresahan manusia terhadap kehidupan. Ia juga berani mengeksplorasi tema-tema kompleks yang menyeluruh serta pesan tersirat.

Melalui pengaruh karya besar seperti Thom Yorke, Radiohead, Mew, dan lainnya, "Relic in Religion" membangun identitas musikal yang unik dan mengundang penikmat musik untuk tenggelam dalam perenungan mendalam.

Baca juga:

3 Musisi Jebolan Soundroom 2024 Tampil di Panggung Riang Gembira Pestapora

Bahkan, beberapa bagian lirik tersebut dari beberapa lagu disadur dari buku La Tahzan karya Dr. ‘Aidh Al-Qarni sebagai penambah spirit atau semangat dalam kehidupan untuk penikmatnya.

“Harapannya setelah dari panggung Pestapora ini akan menggelar tur, mungkin di Sumatera dulu saja. Keinginan lain seperti tur di Jawa dan Bali sih ada, namun lihat ke depannya dulu saja,” pungkas Panji. (far)

#Musik #Album Baru #Musisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan