PERHELATAN musik akbar Hodgepodge Superfest 2018 yang digelar di Allianz Eco Park, Ancol, Jakarta, Sabtu (1/9), menampilkan sejumlah musisi indie ternama baik lokal maupun internasional.
Grup musik The Trees and the Wild ialah salah satunya. Band yang mengusung aliran post-rock, ambient, folk dan experimental ini menyapa penonton pada hari pertama. Tepat pukul 16.45 WIB di salah satu panggung outdor, yaitu panggung CBN Stage, The Trees and the Wild langsung menyapa penonton.
Grup yang digawangi Remedy Waloni (vokal/gitar), Andra Kurniawan (gitar), Charita Utami (vokal/synthesizer), Hertri Nur Pamungkas (drum), dan Tyo Prasetya (bass) ini tampil dengan kostum serbahitam.
Lagu-lagu yang dibawakan The Tress and The Wild merupakan lagu yang kerap mereka mainkan, salah satunya Tuah/Sebak. Durasi lagu itu sendiri memang terbilang cukup lama, sekitar 10 menit.
Melihat durasi tersebut, tak ayal grup asal Bekasi, Jawa Barat, tersebut hanya membawakan sedikit lagu. Kendati demikian, alunan musik yang sangat khas dari grup band satu ini sukses menghipnosis ratusan penonton yang hadir.
Setelah lagu Tuah/Sebak dimainkan, The Trees and The Wild melanjutkan dengan beberapa lagu, salah satunya single Srangan.
Lagu terakhir yang mereka bawakan, Empati Tamako, terdengar unik. Lagu ini cendrung irit dalam lirik, tapi sarat melodi serta ritme musik yang cukup unik, dari mengawang-awang hingga meledak-ledak di bagian tertentu.
Kendati para penonton awalnya tampak bingung dengan musik yang dimainkan The Trees and The Wild, tak butuh waktu lama, penonton malah terkesan dan menikmati musik grup band yang telah berdiri sejak 2005 tersebut.
Di akhir penampilan, sang vokalis pun tak lupa untuk mengucap terima kasih kepada para penonton yang hadir, "Thank you Hodgepodge Superfest 2018." (ryn)
Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Barang Branded Bekas Juga Jadi Incaran Artis, ini Alasannya