The Thrill of it All, Album Putus Cinta ala Sam Smith

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 06 November 2017
The Thrill of it All, Album Putus Cinta ala Sam Smith

Sam Smith. (foto: twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAM Smith baru saja merilis The Thrill of it All, Jumat (3/11). Itu merupakan album kedua Smith yang sudah lama dinanti fan.

Tampaknya, Smith mengungkapkan semua kegalauan hatinya di album tersebut. Seperti halnya musisi Adele yang mengubah patah hati menjadi album sukses 21, Smith mentransformasi patah hatinya menjadi album terbaru ini. Ia pun dengan yakin mempersembahkan album ini kepada mereka yang tengah patah hati di mana pun berada.

Saat hadir di acara Radion 1 untuk membicarakan album terbarunya, pemenang Oscar itu menyebut, meskipun berisi kegundahan hatinya, album itu bukanlah tentang dicampakkan. Ia menyebut album itu tentang 'dilepaskan'.

I hate saying the word 'dumped'... I got... 'let go'

Totally using 'let go' to describe all our heartbreak now @SamSmithWorld ???? pic.twitter.com/0Mc3lunKWj — BBC Radio 1 (@BBCR1) November 3, 2017

Penyanyi 25 tahun itu berbicara kepada NME tentang masa-masa kelam pascaputus dari kekasihnya.

"Tahun lalu, aku terjebak dalam tempat kelam. Minum-minum, merokok, dan tidak memedulikan badanku, pikiranku, apalagi hatiku," ujar Smith.

Setidaknya, patah hati itu menghasilkan karya bagus seperti Burning yang ia mainkan secara live pada Hackney Round Chapel.

Sejumlah media memberikan ulasan positif tentang album terbaru Smith tersebut. The Guardian menyebut album itu sebagai perpaduan jiwa murni yang bercampur keputusasaan.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan