The Hours of Silence Renungi Ketidakpastian di 'Headlong Journey (Quarantine)'

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 11 November 2022
The Hours of Silence Renungi Ketidakpastian di 'Headlong Journey (Quarantine)'

The Hours of Silence rilis single tebaru. (Foto/dok Creathink Publicist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAND The Hours of Silence yang digawangi oleh Anda Perdana, Yuka D. Narendra, Quiddo Jozal, dan Rendi Khrisna, memutuskan untuk bangkit kembali dengan single teranyar Headlong Journey (Quarantine), Kamis (10/11).

Sejak memutuskan untuk menghidupkan lagi band yang permata kali terbentuk pada 1990, ketika mereka masih menjadi siswa SMA Pangudi Luhur Jakarta, terhenti dua tahun kemudian saat lulus SMA yang membuat mereka berpencar, lalu dipersatukan kembali pada 2015 silam.

Lain halnya dengan single debut Silene Remain pada Februari 2022 yang pernah mereka rekam dalam bentuk demo di 1990, single terbaru ini merupakan murni lagu terbaru hasil kontemplasi di tengah karantina akibat pandemi.

Baca juga:

Perspektif GHO$$ Tentang Jakarta Tertuang di Single Terbaru

“Lagu ini merefleksikan perjalanan peradaban manusia, sekaligus mempertanyakan banyak hal. Apakah ini pertanda dari perubahan peradaban? Akankah kita akan keluar dari situasi ini? Bagaimana masa depan manusia kelak? Dan yang terpenting, akankah kita belajar sesuatu dari peristiwa penting di era ini?,” ucap sang vokalis Yuka dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Kamis (10/11).

Headlong Journey (Quarantine) bercerita tentang bagaimana manusia menyikapi terjadinya sebuah disrupsi bedar di dunia, seperti Maut Hitam di Eropa pada abad pertengahan, Flu Spanyol pada awal abad ke-20, dan COVID-19 yang melanda dunia dalam dua setengah tahun terakhir.

Baca juga:

Kenny Gabriel Ajak Kara Chenoa dan Jelita di Single 'Grapevine'

Single dengan balutan musik art rock ala akhir 80an dan awal 90an ini digubah oleh Rendi, dan dibantu ileh musisi sekaligus sesame alumni PL, yakni Dave Lumenta pada kibor dan synthesizer serta Leonardo Ringo pada vokal latar.

The Hours of Silence terdengar layaknya band dengan kematangan yang sesuai usia para personelnya, namun disertai energi selayaknya sekumpulan pemuda yang pertama kalinya merasakan euforia bermain musik dengan teman satu frekuensi.

Tak hanya itu, single Headlong Journey (Quarantine) juga menegaskan bahwa, kembalinya The Hours of Silence setelah vakum selama 23 tahun bukalah sekadar ajang nostalgia belaka. Mereka melengkapi formasi saat ini dengan mengajak Rendi, teman seangkatan mereka semasa SMA.

The Hours of Silence menuangkan pengalaman tak ternilai yang mereka dapatkan dari perjalanan hidup dan karier bermusik masing-masing. Oleh sebab itu, nantikan karya-karya berikutnya dari band yang kini sudah berusia 31 tahun. (far)

Baca juga:

Kolaborasi Anda Perdana dan Bonita Luncurkan 'NN' dalam Format Digital

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Kim Min Seok Perkuat Romansa K-Drama 'Can This Love Be Translated?' lewat Lagu 'Love Language'
Drama Korea Can This Love Be Translated? menghadirkan kisah cinta hangat yang diperkuat OST 'Love Language' dari Kim Min Seok.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Kim Min Seok Perkuat Romansa K-Drama 'Can This Love Be Translated?' lewat Lagu 'Love Language'
ShowBiz
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
Maudy Ayunda merilis single 'Aku yang Engkau Cari' sebagai original soundtrack film Para Perasuk garapan Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
ShowBiz
Asal-Usul Sound Hiwong Hiwong Tong Hiwong yang Viral di Media Sosial
Tren Hiwong Hiwong Tong Hiwong sejatinya bersumber dari lagu Vietnam rilisan 2020 berjudul Ngay Tho, karya musisi Tang Duy Tan bersama Phong Max.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Asal-Usul Sound Hiwong Hiwong Tong Hiwong yang Viral di Media Sosial
ShowBiz
Lagu Lawas 'Cinta Kita' Ramai Muncul di FYP TikTok
Lagu ini sendiri merupakan rilisan lawas dari era 1990-an.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Lagu Lawas 'Cinta Kita' Ramai Muncul di FYP TikTok
ShowBiz
'Tak Kancani', Karya Reflektif Ndarboy Genk setelah Berjumpa Sahabat Difabel
Lagu ini berangkat dari kegelisahan personal setelah berinteraksi dengan para difabel, terutama musisi tunanetra yang mengamen di Yogyakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
'Tak Kancani', Karya Reflektif Ndarboy Genk setelah Berjumpa Sahabat Difabel
ShowBiz
Rio Clappy Kembali dengan 'Belia', Lagu tentang Cinta Pertama dan Waktu
Rio Clappy resmi merilis single terbaru berjudul “Belia” pada 16 Januari 2026. Lagu ini bercerita tentang cinta pertama dan kenangan manis masa muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Rio Clappy Kembali dengan 'Belia', Lagu tentang Cinta Pertama dan Waktu
ShowBiz
Tur Hari Kerja, Bless The Knights Tutup Perjalanan Jakarta Weekdays Tour 2026
Bless The Knights sukses menuntaskan Jakarta Weekdays Tour 2026 selama lima hari. Tur hari kerja ini melibatkan Burninside dan band lokal Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Tur Hari Kerja, Bless The Knights Tutup Perjalanan Jakarta Weekdays Tour 2026
ShowBiz
BTS Rencanakan Penampilan Comeback di Situs Warisan Budaya, KHS Berikan Izin Bersyarat demi Kenalkan Korea ke Dunia
BTS rencanakan penampilan di dalam dan sekitar sejumlah situs warisan budaya ikonis di Seoul, termasuk Istana Gyeongbok, Gwanghwamun, dan Sungnyemun.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
BTS Rencanakan Penampilan Comeback di Situs Warisan Budaya, KHS Berikan Izin Bersyarat demi Kenalkan Korea ke Dunia
ShowBiz
Album Baru Madison Beer 'locket' Resmi Dirilis, Diprediksi Jadi Sorotan 2026
Madison Beer merilis album terbaru locket yang ditulis dan diproduseri sendiri. Album ini memuat hit 'make you mine' dan diiringi tur dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Album Baru Madison Beer 'locket' Resmi Dirilis, Diprediksi Jadi Sorotan 2026
ShowBiz
Portura Akhiri Etape Empat Kota di Pos Bloc Jakarta, Merayakan Dialog Musik dan Kota
Jakarta menjadi ruang untuk menengok kembali proses tersebut sebagai sebuah gerak kolektif yang masih terus berlanjut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Portura Akhiri Etape Empat Kota di Pos Bloc Jakarta, Merayakan Dialog Musik dan Kota
Bagikan