The Beatles akan Merilis Rekaman Baru dengan Bantuan AI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 16 Juni 2023
The Beatles akan Merilis Rekaman Baru dengan Bantuan AI

The Beatles akan merilis sebuah lagu baru tahun ini yang menampilkan vokal dari John Lennon. (Foto: Instagram/paulmccartney)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGGEMAR Fab Four boleh merapat dan terkejut, sebab kabarnya The Beatles akan merilis sebuah lagu baru di 2023 yang menampilkan vokal dari John Lennon, dengan sedikit bantuan dari kecerdasan buatan (AI). Hal ini disampaikan oleh Paul McCartney pada Selasa, (13/6).

Berbicara kepada BBC Radio 4, McCartney yang kini berusia 80 tahun itu mengonfirmasi bahwa band yang pengaruh budayanya mungkin tak tertandingi di abad ke-20 itu akan merilis rekaman terakhirnya tahun ini, dengan menggunakan teknologi mutakhir untuk mengekstrak suara dari rekaman-rekaman demo lama karya Lennon.

"Kami baru saja menyelesaikannya dan akan dirilis tahun ini," ungkap bintang rock kelahiran 18 Juni 1942 itu.

Lagu yang sejauh ini belum diketahui judulnya itu akan menjadi materi orisinal pertama band ini sejak perilisan Free as a Bird dan Real Love pada 1995 dan 1996 silam, keduanya direkam di sebuah rumah di New York City oleh Lennon pada akhir 1970-an.

Baca juga:

Hari Terakhir Ketika The Beatles Tampil di Hadapan Publik

Ringo Starr dan George Harrison berkolaborasi dengan McCartney dan produser Jeff Lynne pada kedua lagu tersebut, dengan kualitas rekaman suara Lennon yang berkurang karena kerusakan kaset dan rendahnya kualitas rekaman, yang tidak pernah dimaksudkan untuk dirilis sebelumnya.

Kedua lagu tersebut muncul di kompilasi Anthology sepanjang karier band, dan dianggap sebagai materi orisinal terakhir dari sebuah band yang disebut-sebut sebagai aksi musik terlaris sepanjang masa.

Namun kini, sutradara film Peter Jackson telah menggunakan alat canggih untuk memulihkan trek audio yang sudah tua dan membuat suara yang jauh lebih baik

Jackson memang memelopori penggunaan teknologi AI audio-visual untuk mengubah rekaman film yang pudar dan terdistorsi menjadi serial TV Get Back yang epik setelah pembuatan album Let It Be, dan penampilan terakhir The Beatles yang legendaris di puncak kantor pusat Apple Corps di West End London pada Januari 1969.

Baca juga:

Kolaborasi The Beatles dan The Rolling Stones Bikin Album Baru?

AI adalah salah satu topik paling kontroversial di industri musik. Alat AI telah digunakan untuk membuat ulang atau memperluas karya banyak band, termasuk The Beatles.

"Semua itu agak menakutkan tetapi juga mengasyikkan karena ini adalah masa depan," papar McCartney kala menanggapi tentang cara AI mengubah industri musik.

"Dan [Jackson] dia bisa mengeluarkan suara John dari kaset kecil yang memiliki suara John dan piano. Dia bisa memisahkannya dengan AI - dia bisa memberi tahu mesinnya, 'Itu suaranya, itu gitarnya, hilangkan suara gitarnya. Dia melakukan itu, jadi itu sangat berguna,” sambungnya.

"Jadi ketika kami datang untuk membuat apa yang akan menjadi rekaman Beatles terakhir, itu adalah demo yang dimiliki John, yang kami kerjakan dan baru saja menyelesaikannya. Itu akan dirilis tahun ini. Kami dapat mengambil suara John dan mendapatkannya. Murni melalui AI ini sehingga kami dapat menyusun rekaman seperti yang biasa kamu lakukan,” tutup Paul. (dsh)

Baca juga:

Curhatan Paul McCartney tentang Pensiun Bermusik Usai The Beatles Bubar

#Musik #The Beatles
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Antara Angkara', Dokumentasi Lima Tahun Temarram Bertumbuh dan Bereksplorasi
Perjalanan menuju Antara Angkara sebenarnya tidak diawali dengan sebuah keputusan besar bahwa album harus lahir pada tahun tertentu.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
'Antara Angkara', Dokumentasi Lima Tahun Temarram Bertumbuh dan Bereksplorasi
ShowBiz
Ifan Keluar dari GOVINDA setelah 18 Tahun Bersama, ini Alasannya
Terhitung sejak 5 Oktober 2026, Muhammad Irfan, yang selama ini dikenal sebagai Ifan, resmi mengundurkan diri dari GOVINDA.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Ifan Keluar dari GOVINDA setelah 18 Tahun Bersama, ini Alasannya
ShowBiz
'Na Para Bang', Lagu Mariah Deborah tentang Perasaan yang Tumbuh Diam-Diam
Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang seseorang yang diam-diam mulai memiliki perasaan romantis kepada sahabatnya.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
'Na Para Bang', Lagu Mariah Deborah tentang Perasaan yang Tumbuh Diam-Diam
ShowBiz
BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV 'BOOMBAYAH' Tembus 1,9 Miliar Views di YouTube
BLACKPINK kini mencatatkan rekor baru. Video musik BOOMBAYAH meraih 1,9 miliar views di YouTube.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV 'BOOMBAYAH' Tembus 1,9 Miliar Views di YouTube
ShowBiz
Morgan Wallen Hadirkan Kehangatan dan Empati lewat 'Last Thing You Need'
Alih-alih menawarkan jawaban atas persoalan yang dihadapi, lagu ini lebih banyak berbicara tentang kehadiran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Morgan Wallen Hadirkan Kehangatan dan Empati lewat 'Last Thing You Need'
ShowBiz
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
Charlie Lim akan memperkenalkan album DAYDREAM lewat listening party eksklusif di Jakarta pada 29 Oktober. Simak konsep, kolaborator, dan makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
ShowBiz
Lagu 'Upside Down' Diana Ross Viral Lagi di TikTok, Ini Makna di Balik Liriknya
Lagu Upside Down milik Diana Ross kembali viral di TikTok sebagai backsound video transisi. Simak makna lagu tentang cinta dan ketidaksetiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Lagu 'Upside Down' Diana Ross Viral Lagi di TikTok, Ini Makna di Balik Liriknya
ShowBiz
Viral di TikTok, Lagu 'Stop The Wedding!' dari Ashe Punya Pesan Kuat untuk Perempuan
Lirik lagu Stop the Wedding! dari Ashe kini viral di TikTok. Ada makna khusus di balik liriknya soal perempuan.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Viral di TikTok, Lagu 'Stop The Wedding!' dari Ashe Punya Pesan Kuat untuk Perempuan
ShowBiz
Vacations Rilis Album 'Pursuit of Anything', Cerita Pergulatan Cinta, Ambisi, dan Pencarian Kebahagiaan
Vacations merilis album 'Pursuit of Anything' melalui Nettwerk, menghadirkan lagu 'Lucky, Forever' yang terinspirasi dari pernikahan dua personel band.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Vacations Rilis Album 'Pursuit of Anything', Cerita Pergulatan Cinta, Ambisi, dan Pencarian Kebahagiaan
ShowBiz
Tiket Ludes Kurang dari Satu Jam, Konser 'Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen' Siap Hibur Penonton 1 November 2026
Tiket konser Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen ludes dalam kurang dari satu jam. Konser digelar 1 November 2026 bersama Ello dan Sandhy Sondoro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tiket Ludes Kurang dari Satu Jam, Konser 'Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen' Siap Hibur Penonton 1 November 2026
Bagikan