Ternyata, Orang Indonesia Lebih Loyal Pada E-Commerce Karya Anak Bangsa

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 September 2021
Ternyata, Orang Indonesia Lebih Loyal Pada E-Commerce Karya Anak Bangsa

Belajar daring. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Persaingan e-commerce di tanah air menjadi sangat ketat. Namun, hasil survei digital Jakpat Special Report e-Commerce 1st Semester of 2021 menunjukkan bahwa konsumen Indonesia terbukti lebih loyal terhadap e-commerce karya anak bangsa.

Dalam survei yang melibatkan 1.054 responden di 25 provinsi itu, berdasarkan parameter Net Promotor Score (NPS), posisi Tokopedia di atas kompetitornya seperti Bukalapak, Lazada, JDID, Blibli dan juga Shopee.

Baca Juga:

Percepatan Ekonomi Digital Jadi Kunci Integrasi Inklusif Kawasan Asia Pasifik

Peneliti Center of Innovation and Digital Economy Indef Nailul Huda menilai loyalitas pengguna Tokopedia yang lebih tinggi daripada kompetitornya menunjukkan bahwa platform tersebut memiliki nilai lebih dibandingkan yang lain. Beberapa faktor itu di antaranya kelengkapan produk, harga, sistem pembayaran, hingga layanan pengiriman barang ke konsumen.

"Tahun lalu Shopee menjadi nomor satu, lalu sekarang Tokopedia mampu bersaing. Perpindahan konsumen ini karena Tokopedia gencar dalam melakukan program untuk menarik konsumen, salah satunya ongkir gratis yang berkolaborasi dengan Gojek," ujar Nailul.

Ia mengataka, dengan banyaknya e-commerce di dalam negeri, konsumen hal itu sangat baik karena memiliki keleluasan dalam memilih tempat berbelanja, maupun sebagai media pembayaran berbagai keperluan seperti tagihan listrik, internet, kartu kredit, dan lainnya.

"Untuk itu, menjaga loyalitas ini menjadi sangat penting dan tantangan. Karena walaupun konsumen puas belanja di satu e-commerce tertentu, tetap saja dia juga belanja di e-commerce lain untuk kebutuhan dia yang lain," kata Nailul.

Berdasarkan hasil survei tersebut selama periode semester I-2021, angka NPS Tokopedia sebesar 49 persen dari 567 responden. Hal itu menggambarkan sekitar 49 persen penggunanya memberikan rekomendasi ke konsumen lainnya. Posisi kedua adalah Shopee dengan NPS 42 persen, Lazada 32 persen, Bukalapak 32 persen dan JD.ID dengan angka NPS yang sama yaitu 32 persen.

Namun, dari hasil survei,sekitar 9 persen dari 837 responden Shopee tidak merekomendasikan untuk menggunakan platform e-commerce tersebut. Dengan parameter yang sama, hanya 5 persen responden yang tidak merekomendasikan Tokopedia.

NPS merupakan salah satu tolak ukur utama bagi bisnis e-commerce. Dipelopori oleh Fred Reichheld, penulis The Ultimate Question, NPS adalah metrik loyalitas pelanggan yang memprediksi kemungkinan seorang pelanggan membeli kembali dari penjual atau merekomendasikan langsung kepada teman.

Ada tiga kategori respon dalam NPS, yaitu promotor yang memberikan rekomendasi ke konsumen lain. Kemudian passive yang tidak bersikap dan detractors adalah tipe responden yang tidak memberikan rekomendasi.

Survei Jakpat menyebutkan, dari 567 responden sebanyak 91 persen menyatakan puas dan sangat puas saat bertransaksi di Tokopedia. Tingkat kepuasan konsumen Tokopedia berada di level 4,41 dari skala 1-5.

Sebagai perbandingan, dari 837 responden, tingkat kepuasan Shopee berada di level 4,38 dari skala 1-5. Adapun Bukalapak yang baru sukses IPO, memiliki tingkat kepuasan 4,2 dari 204 responden.

Belanja online. (Foto: Antara)

Perkembangan ekonomi digital telah menjadi mesin pendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di kawasan regional serta meningkatkan ketahanan kawasan tersebut di tengah pandemi. Negara-negara di ASEAN telah merilis peta jalan yang berorientasi masa depan untuk memupus hambatan di sektor perdagangan, meningkatkan cakupan digital, dan memastikan akses ke layanan digital yang tersebar di segala lini dalam rangka mendukung implementasi ekonomi digital.

Dari hasil survei, di tengah pandemi yang membatasi interaksi, sejumlah perusahaan e-commerce memiliki karakteristik produk yang paling laku yang tidak beda jauh. Di Tokopedia, Bukalapak dan JDID, produk terlaris adalah aksesoris ponsel, perlengkapan rumah, baju, hobbies and colllection, serta perawatan tubuh.

Berdasarkan data Similiarweb periode Januari-Juni 2021, Tokopedia merupakan platform e-commerce yang paling banyak dikunjungi masyarakat Indonesia. Per bulan, Tokopedia dikunjungi sebanyak 132,8 juta kali. Menyusul di bawahnya secara berurutan ada Shopee (116 juta kali), dan Bukalapak (28,9 juta).

Saat ini, perkembangan ekonomi digital telah menjadi mesin pendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di kawasan regional serta meningkatkan ketahanan kawasan tersebut di tengah pandemi. Negara-negara di ASEAN telah merilis peta jalan yang berorientasi masa depan untuk memupus hambatan di sektor perdagangan, meningkatkan cakupan digital, dan memastikan akses ke layanan digital yang tersebar di segala lini dalam rangka mendukung implementasi ekonomi digital. (Asp)

Baca Juga:

Di Amerika, Mendag Perintahkan Perwakilan Indonesia Gali Potensi Ekonomi Digital

#Teknologi #Belanja Online #Tokopedia #Shopee #E-commerce Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Sony meluncurkan DualSense edisi GTA 6. Harga kontroler ini dibanderol Rp 1,4 juta. Lalu, ada nuansa Vice City.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Fun
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
TikTok kembali berinovasi dengan menghadirkan sederet fitur baru di kolom komentar. Mulai dari Voice Comments, Polling, hingga Photo Carousel Comments dan Live Photo Comments.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
Tekno
Harga Xiaomi 18 Fold Dikabarkan Tembus Rp 31 Juta, Bakal Pecahkan Rekor?
Harga Xiaomi 18 Fold diprediksi menembus Rp 31 juta. HP ini membawa chip Xring O3 serta tiga kamera 200MP.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Harga Xiaomi 18 Fold Dikabarkan Tembus Rp 31 Juta, Bakal Pecahkan Rekor?
Tekno
Xiaomi 18 Fold Bawa Baterai 6.000 mAh, HP Lipat Tipis dengan Kamera 200MP
Xiaomi 18 Fold dipastikan membawa baterai 6.000 mAh. HP lipat tipis ini juga dilengkapi kamera 200MP.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Xiaomi 18 Fold Bawa Baterai 6.000 mAh, HP Lipat Tipis dengan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Sinyal Segera Meluncur di Indonesia
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max sudah meraih sertifikasi TKDN. HP tersebut segera meluncur di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Sinyal Segera Meluncur di Indonesia
Tekno
Daftar HP Samsung yang Kebagian Update One UI 9.0 Beta, Ada Galaxy S26 hingga A57 5G
One UI 9.0 Beta kini sudah mulai dirilis. Berikut ini adalah daftar HP Samsung yang kebagian update.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Daftar HP Samsung yang Kebagian Update One UI 9.0 Beta, Ada Galaxy S26 hingga A57 5G
Tekno
Huawei Nova 16 Series Resmi Meluncur, Kamera 200MP dan AI Jadi Andalan
Huawei nova 16s Series resmi meluncur global. Nova 16s Pro membawa kamera 200MP, fitur fotografi AI, layar 6.000 nit, dan baterai 7.000mAh.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Huawei Nova 16 Series Resmi Meluncur, Kamera 200MP dan AI Jadi Andalan
Tekno
HyperOS 4 Dikabarkan Cuma Hadir di HP Xiaomi Android 17, Bagaimana Nasib Android 16?
HyperOS 4 kabarnya tidak hadir di HP Xiaomi dengan Android 16. Jadi, software tersebut hanya bisa update di Android 17.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
HyperOS 4 Dikabarkan Cuma Hadir di HP Xiaomi Android 17, Bagaimana Nasib Android 16?
Tekno
Xiaomi 18 Fold Ungkap Desain 'Mid-Fold', Usung Layar 7,58 Inci dan Kamera Leica
Xiaomi 18 Fold mengungkap desain Mid-Fold. HP ini mengusung layar 7,58 inci dan kamera Leica.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Xiaomi 18 Fold Ungkap Desain 'Mid-Fold', Usung Layar 7,58 Inci dan Kamera Leica
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor, Bawa Desain Lebih Segar dan 3 Kamera 200MP
OPPO Find X10 Pro Max siap mendarat September 2026. HP ini akan membawa tiga kamera 200MP.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor, Bawa Desain Lebih Segar dan 3 Kamera 200MP
Bagikan