BEBERAPA waktu lalu, nama makanan hot dog menjadi perdebatan karena dianggap tidak pantas. Memang penmaan hot dog menimbulkan kesan bahwa makanan satu itu terbuat dari daging anjing. Meskipun memang berhubungan dengan anjing, nama hot dog enggak ada hubungannya dengan daging anjing.
Hot dog bisa dikatakan merupakan salah satu makanan tertua di dunia. Pertama kali hot dog dibuat ialah pada 1852 oleh serikat pembuat sosis di Kota Frankfurt, Jerman. Pada waktu itu, demi membuat hot dog, mereka memodifikasi bentuk sosis yang biasanya gemuk menjadi langsing dan panjang. Selain itu, sosis tersebut dibuat lebih lembut dengan isian daging cincang yang kemudian diasapi.
Rupanya bentuk sosis yang langsing dan panjang itu mengingatkan salah seorang perajin sosis akan bentuk anjing dachshund yang langsing dan panjang. Dari sanalah sosi frankfurt untuk hot dog punya bentuk yang langsing dan panjang.
Ketika pertama kali dijual ke Amerika, hot dog dijual di sebuah gerobak pinggir jalan oleh Charles Feltmen yang berasal dari Frankfurt. Ia pun berkreasi menyajikan sosis ala anjing daschund dengan dilapisi roti. Tujuannya, agar tak memerlukan piring untuk penyajian juga agar tidak panas saat dipegang. Nama awal makanan itu sih bukan hot dog, melainkan frankfurter sandwiches.
Meskipun namanya frankfurter sandwiches, para pedagang makanan itu selalu berteriak 'ayo beli sosis dachshund!'. Teriakan khas itu malah menginspirasi seorang kartunis ternama bernama Tad Dordan untuk menuangkannya dalam bentuk gambar. Pada 1906, Dordan membuat lukisan anjing daschund berlumur mustard yang dijepit di antara roti panjang. Gambar itu kemudian diberi nama 'hot dog'.
Ketenaran lukisan itulah yang kemudian membuat orang Amerika menamai frakfurter sandwiches menjadi hot dog. Hingga kini nama yang umum dikenal untuk sosis panjang dibalut roti, ya tentu saja hot dog.(*)

