Merahputih.com - Manajemen Persija Jakarta memastikan tidak terlibat dalam politik praktis. Hal ini merespons aktivitas politik yang tengah bergerak aktif menyambut Pemilihan Kepala Daeah (Pilkada) 2024.
Terutama sebagai respons atas atribut, nama atau logo Persija, yang muncul dalam kegiatan politik, baik forum resmi seperti kampanye hingga acara talkshow yang digelar oleh berbagai pihak. Persija memastikan itu tidak terafiliasi dengan manajemen Macan Kemayoran.
Persija senang jika seluruh elemen masyarakat dengan bangga menggunakan atribut Macan Kemayoran. Namun Persija menganggap itu sebagai wujud dari keingingan dan rasa bangga untuk dianggap sebagai bagian dari individu-individu yang mencintai Persija.
Baca juga:
Kiper Carlos Eduardo Ingin Lebih Banyak Clean Sheet bersama Persija
“Namun, manajemen berharap penggunaan atribut Persija tetap dalam koridor yang sesuai dengan roda organisasi Persija, yaitu sebagai klub sepak bola. Seluruh keluarga besar harus sama-sama menjaga itu,” kata Mohamad Prapanca, Direktur Persija. (*)