Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Terbukti, Suara Bising di Kafe Bikin Lebih Semangat Kerja

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 30 November 2017
Terbukti, Suara Bising di Kafe Bikin Lebih Semangat Kerja

Ilustrasi. (foto: pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA biasanya Anda diwajibkan berada di ruang kerja mulai pukul 08.00, kini coba ubah kebiasaan itu.

Selama ini, anggapan yang umum ialah suasana tenang dan teratur akan meningkatkan produktivitas pekerja. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika kebanyakan kantor menempatkan karyawan dalam cubicle bersekat. Tujuannya, agar konsentrasi karyawan terjaga.

Namun, anggapan itu ditepis penelitian dari salah satu universitas di Jepang. Dikutip dari Hellosehat, penelitian itu menyatakan bahwa Anda bisa lebih semangat kerja ketika bekerja di kafe yang berisik. Dalam hal ini, lebih semangat kerja berarti lebiih produktif dong.

Penelitian itu dilakukan dengan membagi peserta ke dua kelompok. Kelompok pertama diminta bekerja dalam suasana kantor, lengkap dengan latar belakang suara rekan kerja yang sedang mengobrol.

Kelompok yang kedua diminta bekerja sambil ditemani latar belakang suara berisik yang tidak bermakna.

Selama penelitian berlangsung, reaksi otak setiap partisipan diamati dengan alat khusus untuk melihat kerja otak memproses suara atau mengabaikan suara-suara yang ada.

Hasilnya, latar belakang suara bising yang berasal dari obrolan rekan kerja dapat menurunkan konsentrasi dan membuat Anda lebih cepat suntuk. Penelitian itu juga menemukan bahwa bekerja di kantor, tapi berusaha memblokir obrolan dengan mendengarkan musik juga tetap menurunkan produktivitas kerja.
Sementara itu, kebisingan tak berarti yang hadir di tengah-tengah kafe justru tidak terlalu mengganggu produktivitas kerja.

Kenapa begitu?

Ternyata bekerja di kantor sambil mengobrol sangat tidak efektif ketimbang bekerja sendirian di kafe, walaupun suasana kedua tempat sama-sama berisik.

Pasalnya, diskusi yang berhubungan dengan pekerjaan ataupun gosip yang terjadi di kantor akan lebih mengalihkan perhatian jika dibandingkan dengan percakapan dua orang asing yang tidak sengaja terdengar di kafe.

Bisa dikatakan, obrolan teman kantor memancing rasa kepo Anda untuk ikutan nimbrung. Namun, tidak demikian halnya dengan suara bising di kafe. Suara-suara itu tidak akan memantik rasa kepo Anda.

Sederhananya, suara latar belakang yang asing nan berisik di kafe menjadi white noise darurat untuk Anda. White noise adalah kumpulan jenis suara berbeda dari berbagai frekuensi yang dapat 'menutupi' suara-suara yang mengganggu konsentrasi selama bekerja.

Jadi, jika saat ini Anda tengah mengejar target pekerjaan yang penting, kenapa enggak coba bekerja di kafe favorit Anda?(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan