PARA pengusaha tidak perlu lagi memikirkan administrasi keuangan yang rumit. Dengan kemajuan teknologi, seluruh administrasi keuangan kini bisa diselesaikan dengan praktis. Seluruh kemudahan transaksi tersebut dihadirkan oleh perusahaan teknologi keuangan Flip.
Layanan tersebut hadir pada fitur Flip for Business, sebuah solusi otomasi transaksi bisnis dalam transfer uang (Money Transfer) penerimaan pembayaran (Accept Payment), dan transfer internasional (International Transfer). Melalui solusi B2B ini, para pemimpin perusahaan diharapkan dapat memfokuskan waktu dan tenaganya untuk mengembangkan bisnis, tanpa terbebani pekerjaan administrasi keuangan yang repetitif.
Baca Juga:
Keuangan Digital Hadirkan Business Solution untuk UMKM dan Korporasi
Layanan ini merupakan solusi atas problem administrasi keuangan yang dihadapi banyak perusahaan. Tanpa terasa, pekerjaan administrasi keuangan yang rutin dan repetitif telah menyita banyak waktu, tenaga, dan biaya.
Beberapa riset yang dijadikan referensi dalam pengembangan produk ini adalah survei yang dilakukan oleh perusahaan riset global Censuswide dan platform otomasi pembayaran global Tipalti. Riset tersebut menemukan bahwa rata-rata 520 jam kerja per tahun tim keuangan terbuang untuk pekerjaan-pekerjaan yang dapat dengan mudah diotomatisasi melalui teknologi. Contohnya seperti pembayaran dan verifikasi.
Temuan ini beresonansi dengan survei CFO Indicator Survey 2021 yang dipublikasikan Workday. Riset ini menyimpulkan hanya 17 persen waktu dari tim keuangan di perusahaan dimanfaatkan untuk aktivitas strategis, dan 50 persen dari waktu pekerja keuangan dihabiskan untuk pemrosesan transaksi.
"Waktu dan tenaga yang tersita untuk pemrosesan transaksi keuangan tumbuh seperti kanker dalam tubuh perusahaan. Tanpa kita sadari, semakin besar perusahaan, semakin besar pula produktivitas yang terbuang," papar Henri Halim, VP Enterprise Growth & Business Development Flip, dalam berita pers yang diterima merahputih.com.
Baca Juga:
Pembiayaan Fintech Syariah Alami Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi
Menurut Henri, sebelum menggunakan aplikasi keuangan para pemilik usaha mengaku terbebani oleh proses manual untuk transaksi keuangan rutin atau berulang yang memakan waktu, biaya transfer yang mahal, dan besarnya volume transaksi yang gagal akibat kesalahan-kesalahan kecil, dan perangkat transaksi bisnis yang sulit diintegrasikan dan dikustomisasi.
“Dengan solusi ini, kami berharap para pemilik usaha bisa memfokuskan waktu dan tenaganya untuk urusan-urusan strategis dalam mengembangkan bisnis. Transaksi yang ringkas, efisien, dan lebih murah juga membuat perusahaan lebih gesit atau agile dalam masa new normal ini,” tambah Henri.
Flip for Business mengadopsi tingkat teknologi tinggi yang memungkinkan integrasi yang mulus. Ekosistem ini juga sangat berfokus pada konsumen dengan layanan pelanggan 24 jam serta fleksibilitas dalam limit, opsi top-up, dan transaksi di luar jam kantor. Solusi ini empat kali lebih cepat dari solusi konvensional. Sebagai perwujudan misi untuk membangun produk keuangan yang paling adil di dunia, Flip hanya memberlakukan biaya per transaksi sukses tanpa tambahan biaya lain.
Dalam fitur Money Transfer, pengguna mentransfer hingga 20 ribu akun bank hanya dengan beberapa klik. Sementara fitur Accept Payment menyediakan pembayaran bagi konsumen perusahaan klien yang mulus dan dapat diterima secara real-time. Fitur International Transfer mampu menghemat biaya transfer hingga 50 persen. (ikh)
Baca Juga: