TEH sudah jadi minuman sehari-hari yang disukai banyak orang. Entah disajikan hangat ataupun dingin, teh selalu nikmat. Namun tahukah Anda, teh ternyata punya manfaat buat kesehatan, terutama bagi perempuan.
Satu tim ilmuwan dari Swedia menemukan bahwa minum teh bisa mengutak-atik gen tertentu dalam tubuh perempuan dalam jangka panjang. Sebagai kesimpulan, mereka menemukan bahwa risiko tumor payudara terlihat menurun pada beberapa perempuan yang rajin minum teh daripada yang tidak.
Berdasar penelitian yang dimuat di jurnal Human Molecular Genetics pada 2017, ada kemungkinan perubahan aktivitas gen pada tubuh perempuan yang rutin minum teh. Dalam penelitian itu, perubahan yang terjadi berkaitan erat dengan pengaturan kadar hormon estrogen.
Di dalam tubuh setiap orang, terdapat susunan gen yang begitu rumit dan menakjubkan. Setiap gen memiliki kode khusus yang bertugas untuk mengatur cara kerja setiap organ tubuh pada setiap orang.
Akan tetapi, tidak semua gen yang ada dalam tubuh Anda bersifat aktif. Faktor-faktor tertentu, seperti lingkungan, gaya hidup, dan pola makan, bisa mengaktifkan atau menonaktifkan berbagai gen yang dimiliki.
Sebagai contoh, Anda punya gen bawaan dari orangtua yang membuat Anda rentan mengalami obesitas. Gen itu belum tentu diaktifkan dalam tubuh Anda sehingga tetap ada kemungkinan Anda tumbuh dengan sehat, tidak mengalami obesitas.
Akan tetapi, ketika ada faktor seperti gaya hidup yang tidak sehat, kebanyakan konsumsi kalori dan lemak jenuh, serta kurang olahraga, gen bawaan tersebut bisa terpicu jadi aktif sehingga Anda pun mengalami obesitas.
Nah, efek teh pada gen di tubuh perempuan yang berhasil diamati para ahli kurang lebih bekerja dengan cara seperti itu. Menurut para ahli, meminum teh bisa mengaktifkan gen yang bertugas untuk mengendalikan kadar hormon estrogen dalam tubuh perempuan.
Perubahan yang terjadi membuat gen memerintahkan tubuh untuk membatasi produksi estrogen. Dengan begitu, perempuan yang minum teh amat mungkin terhindar dari tumor payudara, yaitu kondisi yang bisa disebabkan salah satunya oleh produksi berlebihan estrogen.
Mekipun terlihat seperti sebuah terobosan, para ahli masih memerlukan penelitian lebih lanjut guna memahami seperti apa persisnya hubungan antara nutrisi dan kandungan dalam teh dan perubahan gen pada tubuh wanita. Di samping itu, ilmuwan juga masih harus menguji gen dalam tubuh pria yang suka minum teh.
Batas wajar minum teh
Sekalipun teh menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan, kebanyakan minum teh juga tidak baik. Pasalnya, teh mengandung kafein yang bisa menyebabkan gangguan tidur serta kesulitan menyerap zat besi.
Perhatikan juga kadar gula yang Anda tambahkan untuk minum teh. Kelebihan gula dalam darah bisa menyebabkan penyakit diabetes atau kencing manis.
Sebaiknya Anda tetap membatasi konsumsi teh. Usahakan agar Anda tidak minum lebih dari lima cangkir teh dalam sehari.(*)