Tanpa Gula, Kopi Bisa Jadi Manis dengan Tambahan Bahan Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 27 September 2017
Tanpa Gula, Kopi Bisa Jadi Manis dengan Tambahan Bahan Ini

Ilustrasi. (Foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

IDEALNYA, minum kopi memang apa adanya tanpa bahan tambahan. Namun, masih ada sebagian orang ingin minum kopi, tapi tak ingin mendapat rasa pahitnya. Tanpa tambahan gula, kopi bisa tetap nikmat dengan bahan-bahan berikut ini.


Madu

Rasa manis dari madu menjadi pilihan baik jika tak ingin menggunakan gula. Namun, enak tidaknya hasil perpaduan keduanya memang tergantung banyak faktor, seperti cocok tidaknya perpaduan rasa kopi dan rasa madu yang beraneka ragam. Jadi coba saja apakah kopi kita bisa enak saat dicampur madu yang ada di rumah.


Susu

Mencampurkan susu dengan kopi sudah biasa bagi si peminum kopi. Kebanyakan susu yang dicampur ke kopi memang tak mengandung pemanis, tapi rasanya mampu mengurangi rasa getir kopi. Saat menyentuh lidah, rasa pahit kopi dengan susu ini pun lebih bisa ditoleransi.

Kayu manis dan cokelat

Bubuk kayu manis atau bubuk cokelat bukan hanya digunakan sebagai hiasan di atas secangkir kopi hangat. Secara langsung, keduanya memang tak akan menghilangkan pahitnya kopi, tapi aroma yang kuat bisa jadi mengurangi efek pahit kopi di lidah kita. Kopi enggak cuma harum, tapi juga jadi lebih kaya rasa.


Jangan takut mencoba menambahkan bahan-bahan tersebut atau bahan-bahan pengganti lainnya ke kopi Anda. Pengalaman minum kopi Anda pasti jadi makin kaya.(*)

Baca jugaCara Mudah Bikin Kopi Dari Biji Kurma

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan