MerahPutih Megapolitan – Kearsipan sering kali diabaikan. Padahal, kearsipan memiliki peran penting dalam pembangunan. Karena selain sebagai pusat informasi dan sumber ingatan, arsip juga sebagai bentuk penyelamatan pertanggungjawaban terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan penyelenggaraan kegiatan-kegiatan di setiap struktur organisasi tata kerja perangkat daerah (SOTK).
“Kearsipan memegang peranan penting bagi kelancaran jalannya suatu organisasi. Karena selain sebagai pusat informasi dan sumber ingatan, arsip juga sebagai bentuk penyelamatan pertanggungjawaban terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan penyelenggaraan kegiatan-kegiatan suatu organisasi. Namun demikian, peran arsip sering kali diabaikan dengan berbagai alasan. Salah satunya karena terbatasnya sarana dan prasarana, serta kurangnya tenaga arsiparis di tiap organisasi pemerintah,” ungkap Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kepada merahputih.com, Senin (10/10).
Untuk memecahkan permasalahan tersebut, kata Zaki, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar pendidikan latihan (diklat) untuk membentuk arsiparis atau SDM di bidang kearsipan agar dapat mengoptimalkan peran kearsipan dalam tata kelola pemerintahan.
“Diklat pengangkatan arsiparis tingkat terampil sangat penting. Karena dengan terpenuhinya tenaga arsiparis pada setiap SOTK di lingkup Pemkab Tangerang, sistem kearsipan dapat dikelola dengan baik, sistematis, dan prosedural,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Arsip Kabupaten Tangerang Eti Siswiati mengatakan, minimnya SDM arsiparis di setiap SOTK di lingkup Pemkab Tangerang akan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja di setiap instansi di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) atau SOTK.
“Kalau setiap SKPD dapat memiliki tenaga arsiparis yang dapat menjamin tersimpannya arsip-arsip dengan baik, dengan demikian akan meningkatkan kinerja SKPD yang berpengaruh juga pada peningkatan kinerja di tiap instansi,” pungkasnya. (Wid)
BACA JUGA:

