Tangan Pejabat PN Medan Patah akibat Terjatuh di Lokasi Proyek
Gedung proyek pembangunan PN Medan. (MP/Amsal Chaniago)
MerahPutih.com - Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Rehab Gedung Pengadilan Negeri Medan Marelitua Simanjuntak mengalami kecelakaan saat menuju kamar mandi yang berada persis di lokasi pengerjaan proyek rehab senilai Rp 6,5 miliar yang dikerjakan PT Hara Putra Utama.
Informasi ini diperoleh bermula sejumlah wartawan yang ingin mengkonfirmasikan jaring biru pembatas pengerjaan proyek yang hingga saat ini belum dipasang.
Saat dikonfirmasi keruangan kerjanya, salah seorang staf perempuan menyatakan bahwa Marelitua tidak masuk. "Bapak Mareli tidak masuk semenjak kemarin," ucapnya kepada wartawan Jumat (22/09), tanpa menyebukan alasan tidak masuknya pimpinannya, yang juga menjabat sebagai Subbagian Perencanaan, IT dan Pelaporan Pengadilan Negeri Medan tersebut.
Kemudian sejumlah wartawan mendatangi lokasi proyek rehab dan ingin melakukan konfirmasi kepada pimpinan proyek.
Namun saat itu, ada sejumlah pagawai pengadilan di lokasi, kemudian juga mengatakan bahwa Marelitua tidak masuk karena terjatuh saat menuju kamar mandi yang merupakan areal lokasi proyek renovasi gedung pengadilan.
"Kemarin, bapak itu jatuh di sini setelah mengecek lokasi pembangunan, tangan kanannya patah dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Elisabeth pada Rabu (20/09), kemarin sore," ucapnya.
Sementara itu, ketika wartawan hendak mengkonfirmasikan kepada Humas Pengadilan Negeri Medan Erintuah Damanik ternyata ruangan kerjanya terkunci.
Sebelumnya, di lokasi proyek ini insiden kecelakaan kerja yang dialami pekerjanya. Dodi salah seorang pekerjanya terjatuh saat mengerjakan seng gedung pengadilan sehingga kaki kanannya robek. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Amsal Chaniago, kontributor merahputih.com untuk wilayah Medan dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: PN Medan 'Tertutup' Soal Putusan Prapid Siwaji Raja
Bagikan
Berita Terkait
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan