Merahputih.com - Sesi latihan pra-musim AC Milan langsung melahirkan kejutan saat Ruben Amorim mengambil alih langsung.
Klub raksasa Liga Italia tersebut menggelar laga internal pertama guna menguji kesiapan fisik sekaligus memetakan kerangka tim.
Laga simulasi ini memberikan indikasi awal mengenai peran krusial rekrutan baru, Mario Gila, dalam rencana besar AC Milan.
Baca juga:
AC Milan Siap Gembosi Manchester United Demi Angkut Amad Diallo Ke San Siro
Ruben Amorim menerapkan intensitas tinggi sejak menit pertama sesi latihan. Usai melewati menu pemanasan, lari, serta penguatan otot, juru taktik asal Portugal langsung memimpin jalannya pertandingan internal 11 vs 11.
Langkah ini menjadi fondasi awal pembangunan kekuatan skuad menjelang bergulirnya kompetisi resmi.
Dalam laporan Calciomercato, kedua tim bentukan Ruben Amorim sama-sama menerapkan skema dasar 3-4-2-1.
Uji Coba Komposisi Dua Tim Internal
Pertandingan internal ini belum melibatkan para penggawa yang masih menjalani masa liburan usai menuntaskan tugas negara pada ajang Piala Dunia bersama tim nasional masing-masing.

Kendati demikian, pembagian dua kelompok tim tetap memberikan gambaran jelas mengenai peta persaingan posisi utama.
Susunan pemain serta pembagian taktis dua tim dalam laga internal AC Milan:
-
Komposisi Tim Emas (Lini Belakang): Odogu, Mario Gila, Strahinja Pavlovic.
-
Komposisi Tim Emas (Lini Tengah & Depan): Chukwueze, Comotto, Fofana, Bartesaghi; Ossola, Nkunku, Kostic.
-
Komposisi Tim Putih (Lini Belakang): Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, Terracciano.
-
Komposisi Tim Putih (Lini Tengah & Depan): Athekame, Ricci, Musah, Karaca; Loftus-Cheek, Guernier, Camarda.
Pergeseran Posisi Radikal Era Ruben Amorim
Sorotan utama tertuju pada penempatan posisi Mario Gila sebagai poros tengah dalam sistem tiga bek sejajar. Pemain baru tersebut bahu-membahu bersama Strahinja Pavlovic dan David Odogu guna membendung serangan lawan.
Sementara itu, Fikayo Tomori dan Matteo Gabbia tampak masih mempertahankan peran lama mereka layaknya era kepelatihan Max Allegri.
Perubahan paling mencolok justru terlihat pada sektor lini tengah berisi empat sejajar. Samuel Chukwueze mendapat peran baru yang tidak biasa dari sang pelatih.
Baca juga:
Ruben Amorim Bikin Eksperimen Gila Lagi di San Siro, AC Milan Terpaksa Berburu Bek Kanan Baru
Pemain Nigeria baru kembali dari masa pinjaman bersama Fulham tersebut harus rela bermain melebar sebagai bek sayap, bukan sebagai gelandang serang.
Pergeseran posisi Chukwueze menjadi opsi solusi sementara staf kepelatihan Milan. Pilihan taktik tersebut diambil sembari menunggu kepulangan Alexis Saelemaekers ke markas latihan klub. Skema radikal Ruben Amorim ini diprediksi membuat persaingan tempat utama AC Milan semakin memanas.

