Relasi

Tak Selalu Bahagia, Liburan bersama Pasangan Bisa Rawan Konflik

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 17 Desember 2019
Tak Selalu Bahagia, Liburan bersama Pasangan Bisa Rawan Konflik

Berlibur bersama pasangan juga rawan konflik. (foto: pixabay/chena)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERGI berlibur bersama pasangan terdengar menyenangkan. Selain asyik, kegiatan itu bisa bermanfaat untuk mempererat hubungan kalian. Kamu dan pasangan akan melalui petualangan dan pengalaman yang seru selama berlibur.

Meskipun demikian, keseruan selama liburan bukan berarti tanpa risiko. Riak-riak kecil selama perjalanan bisa memantik api pertengkaran. Yuk, perhatikan sebelum masalah makin besar.

BACA JUGA: Tiga Zodiak Ini Akan Jalani Hubungan Awet di Tahun 2020


1. Konflik karena Perbedaan Minat

travel
Kamu dan pasangan punya minat liburan yang beda. (foto: pixabay/igorov syanikov)

Ada yang suka berlibur ke alam, tapi ada juga yang lebih suka berburu tempat Instagramable. Nah, kalau kamu dan pasangan punya minat yang beda, hal itu bisa menjadi masalah.

Jika tidak disikapi dengan baik, perbedaan minat ketika berlibur berpotensi menimbulkan konflik. Terlebih jika waktu liburan sangat singkat dan kalian tidak memiliki cukup waktu untuk mengunjungi banyak tempat.

2. Isu Keuangan

travel
Uang bisa jadi isu sensitif. (foto: pixabay/stevepb)

Hal yang menyangkut duit memang sensitif. Termasuk ketika berhubungan dengan pasangan. Oleh karena itu, ada baiknya kamu dan pasangan mempersiapkan segala anggaran untuk kebutuhan liburan. Siapkan anggaran untuk transportasi, makanan, penginapan, dan kebutuhan lainnya. Kamu perlu banget mendiskusikan anggaran dengan pasangan dan menyepakati pembagian pengeluaran.

Kamu atau pasangan bisa saja melanggar kesepakatan tersebut tanpa sadar. Hal itu yang akhirnya dapat memicu konflik. Jika tak selesai dibahas, hal itu bisa tetap terbawa kesal hingga liburan usai.

3. Memperburuk Konflik yang Sedang Berlangsung

travel
Selesaikan dulu konflik sebelum berlibur bersama. (foto: pixabay/snapwiresnap)

Beda dengan kencan atau keseharian, saat berlibur, kamu dan pasangan akan selalu menghabiskan waktu bersama lebih intens. Hal itu bisa bermanfaat saat hubungan kalian harmonis. Namun, jika hubungan kalian memendam konflik, kebersamaan terus-menerus bisa amat berisiko.

Apalagi ketika berangkat kamu dan pasangan tengah bertengkar, sudah pasti liburan akan diwarnai pertengkaran yang amat mungkin berujung buruk buat kalian.

Liburan bersama pasangan memang memberikan manfaat, tapi jangan memaksakan diri melakukan kegiatan ini saat kondisinya tidak memungkinkan. Selesaikan dahulu konflik yang ada. Setelah itu, kamu akan mendapatkan liburan terbaik bersama orang tercinta.(*)

#Kesamber Desember
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan