ADANYA koloni manusia di Mars telah menjadi gambaran yang muncul di berbagai film science fiction. Sebut saja film Passenger yang dibintangi Jennifer Lawrence dan Chris Pratt. Film tersebut menceritakan penumpang pesawat ke Mars yang justru terbangun sebelum waktunya.
Meskipun tadinya hanya rekaan dalam sebuah film, pesawat ke Mars mungkin saja akan terwujud dalam waktu dekat. Setidaknya demikian yang dicita-citakan Elon Musk.
Seperti dilansir CNN, saat hadir dalam sesi tanya jawab di Festival SXSW, Minggu (11/3), Musk mengaku SpaceX akan siap membawa roket ke Mars pada 2019.
"Kami tengah membangun kapal pertama, pesawat antarplanet. Dan kami mungkin akan mampu melakukan penerbangan singkat pada paruh pertama tahun depan," ujar Musk.
Tahun lalu, miliuner itu mengklaim roket Mars miliknya yang diberi nama Big Falcon Rocket (BFR) mampu menerbangkan manusia dari satu kota ke kota lain di seluruh dunia dalam sehari. Dengan roket itu, jarak New York dan Shanghai dapat ditempuh hanya dalam 30 menit saja.
Saat itu, ia juga menyebutkan harapannya bahwa BFR akan mendarat di Mars 2022. Ia pun merencanakan akan mengirimkan kargo untuk misi perdana. Hingga nantinya, roket itu akan mengangkut manusia dan barang bawaan mereka. Misi ambisius Musk tentu saja membangun koloni mandiri di Planet Merah tersebut.
Usaha mengirimkan manusia ke Mars memang telah lama menjadi misi bagi perusahaan milik Musk, SpaceX. Atas tujuan itu, Musk kemudian dijuluki 'God-Emperor of Mars'. Tak ragu, Musk menyebut bahwa membangun koloni di Mars akan membuka kesempatan besar berwirausaha.
"Mars akan membutuhkan banyak hal, mulai dari usaha penempaan besi hingga kedai pizza. Mars juga butuh bar yang keren," ujar Musk bercanda.
Mekipun ambisius, Musk terkesan meremehkan rentang waktu yang akan ia butuhkan untuk mencapai tujuan besarnya, yaitu koloni di Mars. Sebagai contoh, penundaan penerbangan perdana Falcon Heavy Rocket. Wahana itu baru terbang perdana pada bulan lalu, padahal awalnya direncanakan terbang pada 2013.
"Rentang waktu yang aku tetapkan memang optimistis. Namun, aku berusaha mengalibrasi beberapa hal di sini," ujar Musk menepis kritik atas keterlambatan tersebut.
Jika memang benar rencana Musk terwujud tahun depan, koloni Mars mungkin saja akan terjadi sebentar lagi.(dwi)

