MerahPutih.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan mengatakan, Presiden Prabowo Subianto memintanya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, termasuk dari berbagai daerah di Indonesia.
Arahan tersebut menjadi salah satu landasan bagi Bakom RI untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk media lokal yang dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat dan memahami persoalan di wilayahnya.
"Bapak Presiden minta saya untuk menerima masukan. Nah, di sinilah saya butuh bersahabat dengan Bapak-Ibu sampai ke daerah-daerah untuk mendengar," kata Syahganda di Jakarta, Kamis (22/10).
Baca juga:
Konten Karhutla Hilang di Medsos, Menkomdigi Meutya Hafid Minta Platform Buka Algoritma
Media Lokal Dinilai Penting untuk Menyampaikan Aspirasi Daerah
Syahganda menilai media lokal memiliki peran penting dalam membantu pemerintah mengetahui berbagai persoalan yang terjadi di daerah. Kedekatan media dengan masyarakat dinilai dapat mempercepat penyampaian informasi mengenai kondisi di lapangan.
Ia mencontohkan sejumlah persoalan di daerah, mulai dari kebakaran di Riau, Kalimantan, dan Sumatera Selatan hingga berbagai isu lainnya yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Nah itu (media) daerah yang bisa lebih tahu apa yang terjadi di Riau, Kalimantan, Sumatera Selatan tentang kebakaran, tentang isu lain-lain itu tempat media lokal. Karena kalau lebih cepat kita tahu, tentu kita lebih cepat melakukan satu reaksi,
Kabakom RI, Syahganda Nainggolan.
Menurut Syahganda, informasi yang diterima lebih cepat dapat membantu pemerintah memberikan respons terhadap persoalan yang muncul di masyarakat.
Bakom RI Buka Komunikasi dengan Berbagai Jenis Media
Syahganda mengatakan, Bakom RI terbuka untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan beragam jenis media. Hal itu mencakup televisi, media cetak, media daring, hingga media baru yang berkembang di ranah media sosial.
Sebagai lembaga pemerintah yang menjalankan amanat masyarakat, Bakom RI, menurut dia, siap membangun hubungan terbuka dengan berbagai pihak, termasuk pelaku industri media di daerah.
Keterlibatan berbagai jenis media tersebut diharapkan dapat memperluas saluran komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus membantu pemerintah memperoleh informasi mengenai persoalan yang berkembang di berbagai wilayah.
Baca juga:
Profil Syahganda Nainggolan, Kepala Bakom Baru yang Dilantik Prabowo
Komunikasi Pemerintah Perlu Berjalan Dua Arah
Syahganda juga menekankan pentingnya komunikasi pemerintahan yang berlangsung dua arah. Pemerintah tidak hanya bertugas menyampaikan informasi mengenai kebijakan dan hasil kerjanya, tetapi juga perlu mendengarkan aspirasi serta memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang baik diperlukan agar masyarakat memperoleh gambaran utuh mengenai kinerja pemerintah.
Ia menjelaskan, hasil kerja pemerintah dan persepsi masyarakat terhadap hasil tersebut tidak selalu berjalan seiring apabila informasi yang disampaikan belum menjangkau publik secara luas. (Asp)