Sulitnya Emma Stone saat Perankan Cruella de Vil
Ada benda ikonik yang hilang dari Cruella de Vil versi Emma Stone. (Foto Disney)
PENGGEMAR Disney sejati pasti menyadari satu hal ikonik yang hilang dari Cruella de Vil versi Emma Stone. Bukan rambut monokrom maupun ekspresi wajahnya yang menyeramkan, melainkan sebatang rokok yang biasanya terlihat di tangan Cruella versi animasi. Itu terjadi bukan tanpa alasan. Ternyata Disney memang melarang penampilan dengan rokok. Hal itu membuat Emma Stone kesulitan.
Enam puluh tahun lalu, Disney meluncurkan film berjudul 101 Dalmatians dan penonton tidak akan pernah melupakan sosok Cruella de Vil yang benar-benar jahat. Hanya demi memuaskan ambisinya dengan mantel warna hitam dan putih, ia nekat mencuri 101 anjing dalmatians.
BACA JUGA:
Sepanjang film, antagonis itu diperlihatkan memegang sebatang rokok yang diletakannya dalam pipa berwarna hijau. Begitu kontras dengan sarung tangan merah, gaun hitam, dan mantel putihnya. Akan tetapi, gambaran ini lah yang membuatnya ikonik. Sayang, aturan Disney yang ketat terhadap rokok membuat Stone tidak bisa 100 persen menciptakan kembali karakter ini ke dalam layar.
"Itu tidak diperbolehkan pada 2021," kata Stone pada New York Times. "Kami tidak diizinkan merokok di layar dalam film Disney," tambahnya.
Pemenang Oscar itu mengaku sangat sedih tidak bisa menampilkan de Vil secara penuh. Bahkan ia merasa kesulitan karena tidak memiliki tempat rokok itu untuk digenggam. Padahal aktris berusia 32 tahun itu berharap bisa syuting dengan kepulan asap hijau, namun sayang hal ini tidak memungkinkan.
Stone tidak bercanda mengenai aturan itu. Sejak 2007, Disney melarang rokok di layar dari semua proyek produksinya. Kemudian pada 2015, kebijakan itu diberlakukan ke semua perusahaan yang dimiliki Disney. Termasuk Marvel, Pixar, dan Lucasfilm. Namun, mengutip laman 'The Guardian' ada pengecualian mengenai peraturan ini. Rokok memang dilarang untuk semua filmnya, kecuali jika karakter yang digambar secara historis memang suka merokok.
"Misalnya, kami telah membuat film tentang Abraham Lincoln, dia adalah seorang perokok, dan kami akan menganggapnya dapat diterima," ungkap Bob Iger, Ketua dan CEO Walt Disney dalam pertemuan pemegang saham tahunan Disney 2015 lalu.
Disney bukan satu-satunya studio yang melarang rokok. Selama bertahun-tahun, banyak studio lain yang akhirnya melarang rokok untuk proyeknya. Seperti, Warner Bros., Universal, Paramount, dan Sony. Baru-baru ini, Netflix juga menyebutkan bahwa mereka juga meniadakan rokok untuk programnya yang ditujukan untuk usia 14 tahun ke bawah. (sam)
Bagikan
Berita Terkait
‘KPop Demon Hunters’ Sukses Dapat Sorotan di Golden Globe, Ahn Hyo-seop Kecipratan Ngetop di AS
Sukses Besar di Awal Tahun, Film Korea 'Once We Were Us' Kuasai Box Office
‘KPop Demon Hunters’ Menang 2 Golden Globes, Buka Peluang Besar untuk Berlaga di Oscar
Timothee Chalamet Kalahkan Leonardo DiCaprio di Golden Globes 2026, Bekal Positif ke Academy Awards
Daftar Pemenang Golden Globes 2026, Timothee Chalamet Raih Penghargaan Aktor Terbaik dan ‘KPop Demon Hunters’ Bawa Pulang 2 Piala
Film Live Action 'Tangled' Segera Hadir, Lagu 'I See the Light' Kembali Jadi Sorotan
Sederet Film Horor Thriller 2026 Siap Meneror Penonton Bioskop, Simak Daftarnya
Jackass Comeback! Film Terbaru Dijadwalkan Rilis Juni 2026
Trailer Terbaru Drakor To My Beloved Thief Bikin Penasaran, Makin Gelap Penuh Intrik
Kathryn Hahn Jadi Kandidat Kuat Pemeran Mother Gothel di Film Tangled