Sudah Tidak Ada Saling Serang Tapi Thailand dan Kamboja Masih Tegang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 Juli 2025
Sudah Tidak Ada Saling Serang Tapi Thailand dan Kamboja Masih Tegang

Peta Thailand-Kamboja. Foto ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hubungan diplomatik Thailand-Kamboja merosot ke titik terendah dalam beberapa dekade terakhir. Mereka telah bersitegang sejak sejak 28 Mei lalu, ketika kedua pasukan terlibat baku tembak di perbatasan, yang mengakibatkan tewasnya seorang tentara Kamboja.

Sengketa perbatasan di antara dua negara Asia Tenggara itu mencakup wilayah antara Provinsi Preah Vihear di Kamboja dan Provinsi Ubon Ratchathani di timur laut Thailand, semakin panas setelah saling serang.

Ketegangan masih terjadi di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja menyusul bentrokan mematikan yang terjadi di dekat kawasan Candi Ta Muen Thom, meski tidak ada pertempuran baru yang dilaporkan pada Jumat (24/7).

Intelijen militer Thailand menyatakan sedikitnya 24 warga Kamboja, sebagian besar tentara tewas akibat serangan udara dan tembakan artileri, tetapi pemerintah Kamboja belum memastikan pernyataan itu.

Baca juga:

ASEAN Desak Thailand-Kamboja Gencatan Senjata, Kamboja Minta Pertemuan Dewan Keamanan PBB

Komando Wilayah Militer ke-2 Thailand melansir para korban tewas antara Kamis malam hingga Jumat pagi, dalam serangan yang juga menghancurkan tiga mortir kaliber 100 millimeter.

Kamboja pada Jumat menyatakan bahwa seorang biksu tewas dan lima warga sipil luka-luka akibat tembakan artileri Thailand di Provinsi Oddar Meanchey.

Pada Kamis, Kementerian Kesehatan Thailand melaporkan sedikitnya 14 orang, termasuk seorang anak, tewas dalam serangan udara dan tembakan roket kedua negara. Namun, para pejabat menyatakan situasi di perbatasan kini "tenang."

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menghubungi PM Thailand Phumtham Wechayachai dan PM Kamboja Hun Manet, seraya menyerukan agar kedua negara memberlakukan "gencatan senjata segera."

Bentrokan Thailand-Kamboja juga memicu pengungsian warga di kedua sisi perbatasan. Beberapa sekolah di wilayah perbatasan dilaporkan ditutup sementara.

Pertempuran terbaru terjadi satu hari setelah seorang tentara Thailand kehilangan kakinya akibat ledakan ranjau darat.

Militer Thailand menuduh pasukan Kamboja menembaki pos militer mereka di dekat Candi Ta Muen Thom, kawasan yang masih menjadi wilayah sengketa di Provinsi Surin, Thailand selatan. (*)

#Perang #Kamboja #ASEAN #Thailand
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi beberkan 3 alasan utama memburuknya krisis keamanan di Asia Tenggara pada ADMM Cebu. Simak penjelasannya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Indonesia
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
ASCOPE juga membahas bagaimana negara-negara ASEAN dapat memastikan trading atau jual beli minyak mentah di kawasan dapat berlangsung dengan lebih lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Mohebbi mengklaim bahwa seluruh lalu lintas data internet dan komersial melewati kabel-kabel tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
Malaysia Tempuh Jalur Diplomasi untuk Solusi Kabut Asap di Tingkat Regional
Pihak Malaysia menyebut memprioritaskan kepentingan dan kesehatan masyarakat tanpa memengaruhi hubungan bilateral.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Malaysia Tempuh Jalur Diplomasi untuk Solusi Kabut Asap di Tingkat Regional
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand
Pengungkapan keberadaan PV berawal dari permintaan NACC Thailand kepada KPK untuk memverifikasi informasi mengenai keberadaan buronan tersebut di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand
Olahraga
Era Madam Pang Runtuh? Menguak Fakta Kemerosotan Prestasi Sepak Bola Thailand di Asia Tenggara
Penasaran mengapa prestasi sepak bola Thailand terus merosot dan mulai disalip oleh Timnas Indonesia? Simak fakta lengkap rapor Madam Pang di FAT berikut ini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Era Madam Pang Runtuh? Menguak Fakta Kemerosotan Prestasi Sepak Bola Thailand di Asia Tenggara
Bagikan