Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Suara Nusantara dalam Acara Temu Musik 6.1

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 28 September 2018
Suara Nusantara dalam Acara Temu Musik 6.1

Acara Temu Musik 6.1 Skena Nusantara. (Foto/Zaimul Haq)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUARA gaung gong seolah membunuh bisik di ruang Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM). Bunyinya terdengar 3 kali. Pada pukulan ketiga lampu mulai meredup. Sekejap kemudian, di atas panggung tampak 9 pemuda dengan formasi setengah lingkaran duduk sambil memeluk erat gitar masing-masing.

Di depan mereka tampak pula seorang Komponis beraksi.

Acara Temu Musik 6.1 Skena Nusantara. (Foto/Zaimul Haq)
Acara Temu Musik 6.1 Skena Nusantara. (Foto/Zaimul Haq)

Tangan sang komponis mulai meliuk-liuk seakan menyusun riuhnya denting gitar. Berurutan, nada-nada itu terus berjalan hingga bar ke-24. "Komposisi ini diberi judul Minangmalis," kata sang Komponis yang tergabung dalam grub Jakarta Enam Senar (JES). Penampilan ini mereka sajikan untuk membuka acara 'Temu Musik 6.1 Skena Nusantara' di Jakarta.

Acara yang digagas Komunitas Pertemuan Musik ini bertujuan untuk merayakan tahun ke-61 hari jadi mereka. "Tema skena Nusantara ini diambil bertujuan untuk menggali kekayaan Nusantara lewat ekplorasi-eksplorasi musik yang lebih bebas," jelas Direktur Pertemuan Musik, Gema Swaratyagita.

JES bukan satu-satunya grup yang tampil dalam acara ini. Beberapa grup lain setelahnya mulai bergantian memperagakan musik dengan tema-tema Nusantara karya masing-masing. "Mereka ada yang menjadi bintang tamu dan ada juga yang lolos pemilihan untuk tampil di acara ini," Jelas Gema.

Penampilan Daniel Milan, komponis asal Mexico misalkan. Karyanya yang berjudul Melaras Gitar tersebut merupakan hasil pemilihan. Dalam komposisinya,Daniel mengambil tema suara persawahan dengan latar belakang kokok ayam jantan.

Selain Daniel, ada juga komposisi karya Nurendra Nasharudin yang berjudul Nyong Eling. Musik beraroma perjalanan spiritual ini sengaja diciptakannya untuk mengingatkan dirinya akan kampung halaman. "Ini diciptakan murni untuk pengingat saya sendiri," jelas Nurendra usai penampilannya.

Hili Mahardika juga tampil dengan karya terpilihnya. Alunan musik sedikit seram yang ia mainkan diberi judul Aritme, sebuah nama penyakit jantung. "Ide itu tak lepas dari judul yang telah dibuat," jelasnya.

Setelah penampilan komponis-komponis terpilih, acara ini dilanjutkan dengan penampilan bintang tamu seperti, Arham Hariadi. Ia menampilkan komposisi dengan judul Perangko Madura. Bersama dengan kelompok musiknya, Arham dengan penuh penghayatan memukul gamelannya. Ia mengaku, komposisi hasil ciptaannya terinspirasi dari gamelan yang berumur 500 tahun di Madura.

"Nada yang saya sajikan ada juga yang diambil dari pengrajin gamelan di Madura. Waktu itu saya rekam dan masukkan sedikit ke dalam komposisi saya," jelas Arham.

Selain Arham sebagai bintang tamu, ada juga penampilan Ubeit Raseuki dan Presentasi Lokakarya Suara Nusantara. Penampilan ini adalah hasil workshop selama 6 jam Ubeit dan grubnya. Ia mengakui, dalam workshop tersebut ia menemukan titik temu perbedaan lewat nyanyian.

"Kami mengindentifikasi, ada bentuk-bentuk khas dari nyanyian Nusantara. Mulai dari upacara adat yang dipimpin kepala adat dan masyarakat," jelasnya.

Penampilan itu dilakukan oleh 14 orang yang dikelompokkan menjadi empat. Kemudian menyanyikan suara-suara yang mereka temukan seputar Nusantata.

Taufiq Adam dan Adra Karim tampil sebagai penutup acara dengan karyanya berjudul Awak Don't Know. Musik bernuansa Minangkabau lagi-lagi disajikan dalam penampilan ini. (Zai)

Baca Juga:Band Perkusi Ini Kenalkan Musik Nusantara ke Dunia

#Musik #Grup Musik #Komposer Musik #Budaya Nusantara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Bunga Abadi' Rio Clappy, Kisah Cinta Tulus yang Tak Lekang oleh Waktu
'Bunga Abadi' karya Rio Clappy menjadi lagu populer dengan lirik puitis dan nuansa pop soul yang hangat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Makna Lagu 'Bunga Abadi' Rio Clappy, Kisah Cinta Tulus yang Tak Lekang oleh Waktu
ShowBiz
Kangen Band Rilis Single Baru 'Rodecia', Kisahkan Cinta yang Dipendam dalam Diam
Kangen Band kembali merilis single terbaru berjudul 'Rodecia'. Mengangkat kisah seseorang yang diam-diam memendam cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Kangen Band Rilis Single Baru 'Rodecia', Kisahkan Cinta yang Dipendam dalam Diam
ShowBiz
Lirik 'Dynamite', Lagu BTS yang Mengguncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
'Dynamite' menjadi simbol semangat positif yang ingin disampaikan BTS kepada penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lirik 'Dynamite', Lagu BTS yang Mengguncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Makna Lagu 'Psycho' dari Red Velvet
Secara lirik, Psycho menceritakan hubungan cinta yang rumit, di mana dua orang terus bertengkar dan saling menyakiti, tetapi tetap tidak mampu melepaskan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Makna Lagu 'Psycho' dari Red Velvet
ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Cuek' Rizky Febian yang Sukses Mencuri Perhatian
Lagu pop romantis ini mengisahkan perasaan seseorang yang jatuh cinta kepada sosok yang terkesan dingin dan tidak peka terhadap perhatian yang diberikan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Cuek' Rizky Febian yang Sukses Mencuri Perhatian
ShowBiz
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
KRTM menghadirkan 'Pada Akhirnya' sebagai karya yang mengajak pendengar merenungkan makna di balik ambisi dan pencapaian.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
ShowBiz
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
Terinspirasi oleh sosok Neneng Rosdiyana, figur yang dianggap merepresentasikan cara hidup yang sederhana dan berada di luar arus utama kapitalisme.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
ShowBiz
"Ayah" Luqman Podolski tentang Luka dan Realitas Keluarga, Simak Lirik Lagunya
Ayah" Luqman Podolski justru mengambil sudut pandang yang lebih berani dan jarang diangkat.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
ShowBiz
Lirik Lagu "Like You'll Never See Me Again" Alicia Keys, Terkandung Pesan Mendalam
"Like You'll Never See Me Again" merupakan salah satu lagu yang terdapat dalam album studio ketiga Alicia Keys, As I Am, yang dirilis pada 2007.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Lirik Lagu
ShowBiz
Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton
Buku layak baca atau beras sebagai syarat untuk memasuki area acara Showcase "Melankolia di Kolong" yang digelar Dongker di bawah kolong Jembatan Layang Pasupati,
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton
Bagikan