Film

Strategi Soleh Solihun Menggabungkan Genre Komedi dan Horor

P Suryo RP Suryo R - Senin, 26 Maret 2018
Strategi Soleh Solihun Menggabungkan Genre Komedi dan Horor

Soleh Solihun, zombie tetaplah seram. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOMEDIAN Soleh Solihun kembali melebarkan sayapnya sebagai seorang sutradara. Setelah sukses dengan film komedi sebelumnnya, Mau Jadi Apa, ia menggarap film anyarnya. Pria asal Bandung itu menjajal film horor komedi pertamanya, Reuni Z. Film ini ia garap bareng dengan Monty Tiwa.

Meskipun horor komedi merupakan hal baru baginya namun bukan halangan bagi Soleh menjalankan tugasnya sebagai sutradara. Tahapan awalnya ialah menentukan aktor yang akan terlibat. Ia juga ikut menjadi pemain dalam film yang tayang 18 April itu.

Soleh melibatkan aktor yang tentunya memiliki kapasitas berakting komedi. Mereka adalah Tora Sudiro dan Surya Saputra.

"Harus bisa main komedi, itu yang paling penting. Saya nyari pemain yang bukan cuma bisa akting, tapi juga punya sentuhan komedi. Alasan saya pilih Tora dan Surya ini karena mereka ini dua di antara sedikit aktor yang punya sentuhan komedi," ungkapnya di Jakarta Selatan, Senin (26/3).

Selain itu, Soleh memiliki cara untuk tetap menampilkan unsur lucu tanpa menghilangkan keseraman dari zombie dalam filmnya itu. Menurutnya visual tidaklah penting, semua kembali ke alur cerita.

Pria 38 tahun itu memisahkan porsi horor dan komedi. Penggambaran seram tetap ia tampilkan dengan menyelipkan unsur komedi dalam beberapa adegan. Hingga yang membuat film itu menjadi seram akan kembali lagi melalui penilaian para penonton.

"Kalau bisa bikin orang tertawa jadi komedi. Kalau ceritanya bisa bikin orang seram jadi horor. Itu aja gimana kita bisa mainin sisi horor ke sisi komedi. Bagaimana zombie yang menakutkan ketemu situasi komedi ya respon manusianya," ungkapnya.

Dengan demikian melalui berbagai riset yang ia lakukan, Soleh memutuskan tetap menekankan keseraman film tersebut berasal dari zombie. Artinya meskipun memiliki unsur komedi jati diri zombie yang menakutkan tidak akan ia hilangkan.

Kemudian ia memasukkan unsur komedi dengan menekankan kelucuan melalui karakter manusia. Intinya zombie tetap seram dan karakter manusia memberikan banyak kejenakaan dalam film tersebut.

"Zombienya tetap dibikin horor tidak akan melucu. Karena saya tidak mau menghilangkan sifat dasar zombie yang menakutkan. Biarlah komedinya datang dari manusia. Jadi zombie tetap zombie, manusianya yang lucu. Jadi triknya begitu," tutup Soleh Solihun. (ikh)

#Zombie #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
3 Fakta Film 'Clayface' yang Segera Tayang di Indonesia, Ada Transformasi Horor Matt Hagen
Film Clayface tayang di bioskop Indonesia 21 Oktober 2026. Simak tiga fakta tentang Matt Hagen, transformasi horor, dan sejarah Clayface di dunia Batman.
Ananda Dimas Prasetya - 3 menit lalu
3 Fakta Film 'Clayface' yang Segera Tayang di Indonesia, Ada Transformasi Horor Matt Hagen
Lifestyle
Film Merah Sebelum Fajar Karya Garin Nugroho Masuk Tokyo International Film Festival 2026
Film yang berlatar Indonesia tahun 1946, setahun setelah proklamasi kemerdekaan, film ini mengikuti perjalanan Frans (Nicholas Saputra) bersama empat karakter lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Film Merah Sebelum Fajar Karya Garin Nugroho Masuk Tokyo International Film Festival 2026
ShowBiz
Florence Pugh Ungkap Masuk 'Spider-Man: Brand New Day' gara-gara Tom Holland
Holland sudah menyebut namanya sebagai salah satu aktor Marvel yang ingin diajak bekerja sama dalam film Spider-Man berikutnya.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Florence Pugh Ungkap Masuk 'Spider-Man: Brand New Day' gara-gara Tom Holland
ShowBiz
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Spider-Man: Brand New Day akan merilis cuplikan baru. Kabarnya, Claire Temple bakal muncul di cuplikan tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Lifestyle
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
Film-film ini bisa menjadi pilihan tontonan untuk memperluas perspektif dan melihat bagaimana peristiwa tersebut memengaruhi kehidupan banyak orang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
ShowBiz
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
Hulk dikabarkan bakal muncul di Avengers: Doomsday. Russo bersaudara akhirnya buka suara soal kemunculan hero tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
ShowBiz
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Film Game of Thrones: Aegon's Conquest bakal tayang 1 Juni 2029. Film ini mengisahkan penaklukan Westeros oleh Raja Aegon I Targaryen.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Indonesia
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
Sebanyak tujuh pahlawan revolusi gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Kisahnya pun diangkat ke dalam film.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
ShowBiz
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Sinopsis film Pengkhianatan G30S/PKI menceritakan tentang penculikan jenderal hingga peristiwa Lubang Buaya.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Indonesia
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
Film G30S PKI memiliki durasi yang sangat panjang, yaitu 4 jam 31 menit. Namun, ada alasan di balik panjangnya durasi tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
Bagikan