Merahputih.com - Arsenal wajib menampilkan performa sempurna guna menumbangkan Paris Saint-Germain (PSG) pada partai final Liga Champions.
Pernyataan itu dilontarkan legenda Liverpool, Steven Gerrard usai PSG memastikan tempat di laga puncak usai menyingkirkan Bayern Munich dalam drama semifinal yang sengit.
Baca juga:
PSG Vs Arsenal Tersaji di Final Liga Champions, Simak Jadwal Pertandingannya
Dominasi PSG dan Tantangan Berat Arsenal
Paris Saint-Germain melaju ke final setelah menahan imbang Bayern Munich 1-1 di Allianz Arena pada Kamis (7/5) dini hari WIB. Gol cepat Ousmane Dembele pada menit ketiga membawa tim tamu unggul, sebelum Harry Kane menyamakan kedudukan melalui titik putih pada masa injury time dan membawa skuad asuhan Luis Enrique lolos dengan keunggulan agregat tipis 6-5.
Steven Gerrard menilai kualitas skuad Les Parisiens berada pada level tertinggi saat ini. Mantan kapten tim nasional Inggris tersebut melihat aspek kedalaman tim menjadi faktor pembeda yang sangat mencolok.
"Semua orang memprediksi PSG akan menjadi juara setelah melihat penampilan mereka di semifinal menghadapi Bayern, kedalaman skuad mereka, dan fakta bahwa mereka adalah juara bertahan, bandar judi pasti akan menjadikan mereka favorit," ujar Gerrard kepada TNT Sports.
Syarat Mutlak Menuju Juara di Budapest
Laga pamungkas yang dijadwalkan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026, akan mempertemukan Arsenal dengan status penantang serius. Arsenal melangkah ke final setelah melewati adangan Atletico Madrid. Namun, Gerrard menekankan bahwa kerja keras saja tidak cukup bagi klub asal London Utara tersebut untuk mengangkat trofi kuping lebar.
Baca juga:
"Arsenal memang masih memiliki peluang, tetapi mereka membutuhkan sedikit keberuntungan dan penampilan tanpa cela. Semuanya harus berjalan sesuai keinginan mereka karena tim PSG ini sangat bagus dalam segala aspek," tambah Gerrard.
Performa kolektif yang disiplin menjadi kunci utama bagi tim asuhan Mikel Arteta jika ingin merusak dominasi PSG sebagai juara bertahan. Tanpa kesalahan sekecil apa pun, peluang Arsenal untuk mencatatkan sejarah di kancah Eropa tetap terbuka lebar.