Stepforward Rilis Video Musik Pertama dalam 30 Tahun, 'Camkan Memarku' Suarakan Perlawanan terhadap Kekerasan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 1 jam, 2 menit lalu
Stepforward Rilis Video Musik Pertama dalam 30 Tahun, 'Camkan Memarku' Suarakan Perlawanan terhadap Kekerasan

Stepforward rilis video musik baru. (foto: dok/stepforward)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Band hardcore asal Jakarta, Stepforward, resmi merilis video musik Camkan Memarku pada 23 Oktober 2026. Video ini menjadi video musik resmi pertama selama tiga dekade perjalanan mereka dan mengangkat lagu dari EP Tak Pernah Mati yang menyuarakan perlawanan terhadap kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta budaya menyalahkan korban.

Video musik tersebut tayang melalui kanal YouTube Stepforward_Jkt. Perilisan ini menjadi tonggak baru bagi Stepforward, band yang telah mewarnai perjalanan skena musik keras Indonesia sejak era 1990-an.

Ditulis oleh vokalis Stepforward, Jennifer Jill van Diest, Camkan Memarku lahir dari kemarahan terhadap sikap masyarakat yang masih kerap menyudutkan perempuan ketika menjadi korban kekerasan. Melalui lagu ini, Jill menyampaikan kegelisahannya mengenai terbatasnya ruang aman dan dukungan bagi para penyintas.

Baca juga:

'Lebih Beruntung Sedikit', Kolaborasi Terbaru Bernadya dan Pamungkas tentang Patah Hati

'Camkan Memarku' Angkat Budaya Menyalahkan Korban

Jill menjelaskan bahwa lagu tersebut ditulis sebagai bentuk keresahan sekaligus perlawanan terhadap stigma seputar kekerasan seksual. Menurutnya, perempuan masih menghadapi situasi ketika pengalaman kekerasan yang mereka alami justru diikuti pertanyaan dan penilaian yang menyudutkan korban.

Lagu ini gue tulis beberapa tahun lalu sebagai bentuk keresahan dan perlawanan terhadap stigma seputar kekerasan seksual. Perempuan masih belum mendapatkan tempat yang aman di lingkungannya. Maraknya kasus pelecehan seksual menjadi alasan gue menumpahkan amarah lewat lagu. Bagaimana perempuan masih disalahkan, masih dipertanyakan, tidak sepenuhnya dibela, padahal sudah luka-luka dan lebam,

Vokalis Stepforward, Jennifer Jill van Diest.

Jill menjelaskan bahwa persoalan menyalahkan korban tidak hanya ditemukan dalam kasus kekerasan seksual, tetapi juga dalam situasi KDRT. Alih-alih mendapatkan perlindungan dan dukungan, korban justru sering dihadapkan pada pertanyaan yang seakan-akan membebankan tanggung jawab atas kekerasan tersebut kepada mereka.

“Perempuan disalahkan karena pakaiannya, gayanya, atau kelakuannya. Dalam banyak kasus KDRT, korban masih menjadi bulan-bulanan dengan pertanyaan seperti, ‘Kenapa nggak pergi? Kenapa nggak langsung lapor?’ Mengapa akhirnya justru korban yang disalahkan?” ujar Jill.

Melalui Camkan Memarku, Stepforward mengangkat persoalan tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap stigma yang dapat membuat korban semakin tersudutkan. Lagu ini sekaligus menyoroti pentingnya ruang aman dan dukungan bagi perempuan yang mengalami kekerasan.

Baca juga:

KRTM Rilis 'Ini Belum Selesai', Kisah Berani Mengejar Mimpi yang Pernah Dilepas

Kenangan Bersama Mendiang Ricky Siahaan

Selain membawa pesan sosial, Camkan Memarku memiliki arti personal bagi Stepforward. Lagu ini menjadi bagian dari perjalanan kreatif band bersama mendiang Ricky Siahaan, gitaris yang berkontribusi penting dalam perjalanan mereka.

Sebelum meninggal dunia, Ricky sempat berdiskusi dengan Jill selama proses pengembangan lagu tersebut. Percakapan mereka tidak hanya membahas musik, tetapi juga berbagai kasus kekerasan seksual dan KDRT yang terjadi di masyarakat.

“Ricky dan gue banyak ngobrol saat menulis lagu ini. He was always on my side. Dia juga menjadi teman berdiskusi tentang kasus-kasus kekerasan seksual dan KDRT yang terjadi di masyarakat. Dengan cara kami sendiri, lagu ini menjadi salah satu bentuk pembelaan terhadap perempuan yang mengalami kekerasan. Sayangnya, situasi itu belum banyak berubah sampai detik ini,” ucap Jill.

Kenangan tersebut menambah makna bagi “Camkan Memarku”, yang tidak hanya merepresentasikan sikap Stepforward terhadap persoalan kekerasan, tetapi juga merekam proses kreatif dan diskusi yang pernah dijalani para personelnya.

Gandeng Ekyno untuk Video Musik 'Camkan Memarku'

Untuk menerjemahkan pesan dan energi lagu ke dalam medium visual, Stepforward bekerja sama dengan Ekyno sebagai sutradara video musik. Ekyno merupakan kawan lama para personel band yang sebelumnya telah terlibat dalam sejumlah produksi video musik.

Di antara karya yang pernah digarapnya adalah video musik Matraman milik The Upstairs dan Citra Natural dari Seringai bersama Cerahati.

Melalui perilisan video musik Camkan Memarku, Stepforward menghadirkan karya visual yang mengiringi pesan perlawanan dalam lagu tersebut. Perilisan ini sekaligus menandai langkah baru bagi band yang telah menjalani perjalanan panjang di skena musik keras Indonesia. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Stepforward Rilis Video Musik Pertama dalam 30 Tahun, 'Camkan Memarku' Suarakan Perlawanan terhadap Kekerasan
Stepforward resmi merilis video musik 'Camkan Memarku'. Suarakan perlawanan terhadap kekerasan seksual, KDRT, dan budaya menyalahkan korban.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 2 menit lalu
Stepforward Rilis Video Musik Pertama dalam 30 Tahun, 'Camkan Memarku' Suarakan Perlawanan terhadap Kekerasan
ShowBiz
Hearts2Hearts Rilis 'Next Chapter', Ini Pesan di Balik Lagu Spesial untuk 'Arena of Valor'
Hearts2Hearts merilis “Next Chapter” sebagai kolaborasi spesial 10 tahun Arena of Valor. Lagu ini membawa pesan keberanian, optimisme, dan dukungan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 40 menit lalu
Hearts2Hearts Rilis 'Next Chapter', Ini Pesan di Balik Lagu Spesial untuk 'Arena of Valor'
ShowBiz
Spotify Singkirkan 50 Juta Lagu AI dari Rekomendasi, 75 Juta Konten Spam Dihapus
Spotify menyingkirkan lebih dari 50 juta lagu AI slop dan spam dari rekomendasi serta menghapus permanen lebih dari 75 juta lagu spam sepanjang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 10 menit lalu
Spotify Singkirkan 50 Juta Lagu AI dari Rekomendasi, 75 Juta Konten Spam Dihapus
ShowBiz
Daun Jatuh Rilis 'permata hatiku', tentang Kisah Cinta yang Lebih Indah dari Doa
Daun Jatuh merilis 'permata hatiku', single kedua menuju album mendatang yang ditulis El. Lagu ini mengangkat cinta, rasa syukur, dan doa.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 27 menit lalu
Daun Jatuh Rilis 'permata hatiku', tentang Kisah Cinta yang Lebih Indah dari Doa
ShowBiz
Lirik Lagu 'Naksir' dari Andien, Cerita Jatuh Cinta dari Pertemuan Tak Terduga
Lagu “Naksir” dari Andien mulai mencuri perhatian pencinta musik Indonesia
Frengky Aruan - Minggu, 25 Oktober 2026
Lirik Lagu 'Naksir' dari Andien, Cerita Jatuh Cinta dari Pertemuan Tak Terduga
ShowBiz
Amanda Caesa Rangkum Kisah Cinta Tanpa Kepastian Lewat EP Cute Talks
Cute Talks, EP terbaru Amanda Caesa mengisahkan fase almost-love, ketika dua orang tampak saling memiliki rasa, tetapi belum ada yang berani mengungkapkan perasaan secara terbuka.
Frengky Aruan - Minggu, 25 Oktober 2026
Amanda Caesa Rangkum Kisah Cinta Tanpa Kepastian Lewat EP Cute Talks
Indonesia
Parkir GBK saat Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival 2026, ini Lokasinya
Simak lokasi kantong parkir GBK pada 24-25 Oktober 2026 saat konser Ye, Jakarta Running Festival, dan sejumlah acara lain berlangsung.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Parkir GBK saat Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival 2026, ini Lokasinya
ShowBiz
'Lebih Beruntung Sedikit', Kolaborasi Terbaru Bernadya dan Pamungkas tentang Patah Hati
Lewat 'Lebih Beruntung Sedikit', Bernadya dan Pamungkas ceritakan kehilangan, patah hati, serta kenyataan hidup yang kerap berjalan di luar keinginan.
Dwi Astarini - Sabtu, 24 Oktober 2026
'Lebih Beruntung Sedikit', Kolaborasi Terbaru Bernadya dan Pamungkas tentang Patah Hati
ShowBiz
Kanye West Konser di GBK Hari ini, Cek Jadwal Masuk dan Transportasi Umum
Penonton diimbau memperhatikan jadwal masuk sesuai kategori tiket dan memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum berangkat ke lokasi.
Dwi Astarini - Sabtu, 24 Oktober 2026
Kanye West Konser di GBK Hari ini, Cek Jadwal Masuk dan Transportasi Umum
ShowBiz
JBL Hadirkan Pengalaman Audio Interaktif dalam Perayaan 80 Tahun di Jakarta
JBL menggelar showcase interaktif yang berlangsung di Main Atrium, East Mall Level 1, Grand Indonesia, pada 21–25 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
JBL Hadirkan Pengalaman Audio Interaktif dalam Perayaan 80 Tahun di Jakarta
Bagikan