MerahPutih.com - Juventus harus puas dengan hasil imbang 1-1 yang mengecewakan dalam laga tandang melawan Cagliari di Serie A 2026/27, Senin (12/10) dini hari WIB.
Namun, ada dua statistik yang merangkum performa mereka malam itu. Statistik menunjukkan buruknya penyelesaian akhir Juventus dan performa mereka di laga tandang.
Baca juga:
Juventus Cuma Cetak Satu Gol dari 21 Tembakan Lawan Cagliari
Juventus tertinggal lebih dulu akibat gol pada menit ke-20 dari Daniel Maldini, yakni pemain yang sedang dalam performa terbaiknya setelah mencetak gol dalam empat pertandingan Serie A 2026/27 berturut-turut.
Lalu, mereka baru bisa membalas pada menit ke-81 melalui Randal Kolo Muani, yang mencetak gol pertamanya di Serie A sejak kembali secara permanen ke klub tersebut musim panas lalu.
Faktanya, Juventus membutuhkan 21 tembakan dan penguasaan bola sebesar 70 persen untuk mencetak satu gol. Hal itu pun menuai sorotan tajam dari para pengamat, surat kabar, hingga pendukung usai hasil imbang melawan Cagliari.
Baca juga:
Real Madrid Bisa Pinjamkan Endrick Januari 2027, AC Milan Mau Pakai Skema Nico Paz
Juventus mendominasi permainan hampir sepanjang babak kedua. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan Cagliari yang terorganisasi dengan baik dan disiplin.
Jadi, mereka hanya mengandalkan tembakan jarak jauh untuk menguji kiper Elia Caprile. Kemudian, sebanyak 11 dari 21 tembakan tersebut meleset dari sasaran.
Luciano Spaletti Diusir Keluar dari Lapangan
Rasa frustrasi jelas mewarnai malam itu bagi kubu Bianconeri. Hal ini terlihat saat pelatih Juventus, Luciano Spalletti, diusir keluar lapangan tak lama setelah peluit akhir dibunyikan.
Ia dan pelatih Cagliari, Fabio Pisacane, terlibat perdebatan di pinggir lapangan saat mereka hendak melakukan jabat tangan setelah pertandingan.
Selain ketidakmampuan timnya mengonversi peluang menjadi gol, Spalletti juga menuai kritik dari media Italia terkait rekor laga tandang timnya sejauh musim 2026/27 ini.
Baca juga:
Inter Milan Kejar Alessandro Romano, Jadi Kandidat Pengganti Hakan Calhanoglu?
Bianconeri telah mengumpulkan tujuh poin di kandang sepanjang musim ini, ditambah kemenangan telak 5-0 atas NEC di Liga Europa.
Namun, mereka hanya meraih empat poin dari kemungkinan sembilan poin di laga tandang, termasuk satu poin dari dua pertandingan tandang terakhir melawan Cagliari dan Sassuolo. Hal ini menjadi aspek lain yang perlu dibenahi. (sof)