St Louis Bergejolak, Ed Sheeran Batalkan Konser

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 18 September 2017
St Louis Bergejolak, Ed Sheeran Batalkan Konser

Ed Sheeran. (Foto: Billboard.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ED Sheeran terpaksa membatalkan konsernya pada Minggu (17/9) malam di St Louis. Alasan keselamatan menjadi penyebab pembatalan itu.

Seperti halnya U2 yang membatalkan konser mereka pada Sabtu (16/9) malam, promotor konser Ed Sheeran juga memutuskan membatalkan konser. Promotor beralasan, kondisi St Louis yang bergejolak akibat aksi protes amat mungkin akan mengurangi jumlah pengamanan untuk konser.

"Mengingat keselamatan fan menjadi yang utama, dan setelah berkonsultasi dengan pihak keamanan lokal yang tidak dapat menjamin jumlah petugas keamanan yang cukup, kami merasa sebaiknya konser Minggu malam ini dibatalkan," ujar Messing Touring Group, promotor konser, dalam sebuah pernyataan.


Seperti dikutip dari Rolling Stone, promotor menyatakan penyesalan mereka atas pembatalan itu dan berjanji akan kembali menggelar tur Ed Sheeran di sana pada 2018. Promotor juga menyebut akan mengembalikan uang tiket.

Gejolak protes di St Louis terjadi setelah hakim menjatuhkan vonis tak bersalah kepada Jason Stockley. Mantan polisi itu didakwa atas penembakan brutal terhadap Anthony Lamar Smith pada 2011.

Para demonstran bergerak memenuhi kota dan menjadi makin brutal menjelang Jumat (15/9) malam. Sembilan anggota polisi terluka akibat lemparan batu dari para demonstran. Selain itu, lebih dari 32 orang ditahan.(*)

Baca juga Demi Lovato Sebut Selena Gomez Wanita Kuat

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan