Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Ramadan 2019

Sotong Pangkong, Sajian Khas Ramadan dari Pontianak

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 Mei 2019
Sotong Pangkong, Sajian Khas Ramadan dari Pontianak

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERBAGAI daerah di Nusantara punya sajian khas yang hanya muncul saat Ramadan. Di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, ada sotong pangkong yang selalu diburu warga saat Ramadan. Kuliner khas ini bisa dengan mudah ditemui di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto, Pontianak. "Pembeli mulai ramai untuk menikmati jajanan Sotong Pangkong sejak umat muslim selesai tarawih hingga malam hari," kata Oga, seorang penjual jajanan sotong pangkong di kawasan Jalan Hos Cokroaminoto, seperti dilansir Antara.

Menurut Oga, jajanan sotong pangkong merupakan ciri khas masyarakat Melayu Pontianak yang gemar nongkrong sambil mencicipi berbagai jajanan. Salah satunya jajanan yang diburu ialah sotong pangkong, yakni cumi yang dibakar dan kemudian ditambah kuah kacang dengan rasa pedas dan sedikit asam.

"Dalam sehari, kalau cuaca bagus, untuk dua kios atau gerobak ini kami mampu menghabiskan sekitar 2 kilogram cumi kering," ujarnya. Harga jual seporsi sotong pangkong bervariasi mulai Rp10 ribu/ekor, ada yang Rp20 ribu/ekor hingga Rp60 ribuan/ekor.

Menurut pedagang yang sudah berjualan sotong pangkong sejak tiga tahun lalu ini, para pengunjung yang datang untuk membeli dan menikmati kuliner Sotong Pangkong tidak hanya dari masyarakat Kota Pontianak, tapi juga ada wisatawan dari luar yang penasaran menikmati gurihnya sotong pangkong tersebut. "Kuliner sotong pangkong tidak hanya dinikmati oleh kalangan orang tua, tapi juga anak-anak. Para remaja rata-rata menikmati kuliner ini sambil bersantai ria sambil menikmati udara malam di Kota Pontianak," katanya.

sotong pangkong
Sotong pangkong berbahan dasar sotong (cumi) yang dipipihkan dan dimakan dengan sambal kacang. (foto: Instagram @yoexplore)

Sotong pangkong berbahan dasar sotong (cumi) yang ditambah sambal kacang yang merupakan kuliner khas Melayu Pontianak pada bulan Ramadhan di kota itu. Cumi kering dibakar. Setelah matang, cumi dipukul-pukul menggunakan palu sehingga cumi yang keras menjadi lunak dan gurih ketika disantap. Agar makin nikmat, cumi ditambah dengan kuah kacang yang dicampur cabai dan sedkit asam.

Warga Pontianak tak pernah melewatkan kuliner sotong pangkong selama Ramadan. Enggak hanya karena rasanya yang nikmat, tapi juga karena kekhasannya.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan