Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Sepak Bola

SOS Nilai Anggota Exco PSSI Layak Dihukum Seumur Hidup Jika Terbukti Terlibat Suap

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 29 November 2018
SOS Nilai Anggota Exco PSSI Layak Dihukum Seumur Hidup Jika Terbukti Terlibat Suap

Anggota Exco PSSI, Hidayat. Foto: Dokumen PSSI Jatim

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus suap yang diduga melibatkan sejumlah tim di Liga 2 musim ini mencoreng persepakbolaan Indonesia. Oleh karena lembaga Save Our Soccer (SOS) menuntut PSSI dan dan Kemenpora bekerja sama membongkar semua dagelan ini.

Koordinator SOS, Akmal Marhali kepada MerahPutih.com, Kamis (29/11), mengutarakan bahwa pernyataan mantan runner pengaturan skor, Bambang Suryo di Mata Najwa sudah sangat jelas mengenai pengaturan skor di sepakbola Indonesia.

Diagram pengaturan skor di PSSI. Foto: Facebook/Akmal Marhali/SOS

"Tinggal PSSI bertindak. Juga pemerintah. Bila tidak ada tindakan dan pengusutan tuntas sampai kapan pun sepakbola kita akan terus berada di jalan yang sesat," ujarnya.

Dalam acara bincang-bincang tersebut, terungkap bahwa salah satu Exco PSSI, Hidayat, diduga terlibat pengaturan skor dengan menghubugi manajer Madura FC, Januar.

Dengan terungkapnya soal skandal suap tersebut, SOS menilai Hidayat layak dihukum seumur hidup jika terbukti melakukan pengaturan skor. Hidayat bisa dijerat pidana pasal 2 hingga 5 UU nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap.

Oleh karena itu, SOS berharap Hidayat bisa menjadi whistle blower agar membuka siapa aktor besar yang bermain. Akmal menilai PSSI harus berani mengusut tuntas sampai akar-akarnya.

"Setelah dinyatakan bersalah di ranah family football dan terbukti, maka PSSI harus masukkan itu sebaagi pengaduan ke ranah hukum positif. Agar hukum positif juga ditegakkan," tegasnya.

Anggota Exco PSSI, Hidayat. Foto: Dokumen PSSI Jatim

SOS menuturkan bahwa PSSI tidak serius dalam memberantas mafia sepakbola. Sebab, sampai sekarang para pelaku masih dibiarkan bebas berkeliaran.

"Dari zaman Nurdin sampai era Edy Rahmayadi semua tidak ditindak serius. Akhirnya jafi penyakit menular dan TST (Tahu Sama Tahu). Sama halnya Hidayat, Vigit juga harus diusut. Semua yang terindikasi pengaturan skor harus diusut," pungkasnya. (*)

Baca juga: Rekam Jejak Vigit Waluyo, Sosok yang Diduga Dalang Pengaturan Skor Liga 2

#Save Our Soccer #Pengaturan Skor Indonesia #PSSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Tunggu Kejelasan Lebih Lanjut dari FIFA
Kabar penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 sebetulnya sudah beredar sejak lama.
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Tunggu Kejelasan Lebih Lanjut dari FIFA
Olahraga
Ketum PSSI Erick Thohir Soroti Postur Tubuh Mitchell Baker Setelah Resmi Jadi WNI
Erick Thohir yakin Mitchell Baker akan menjadi tambahan berharga bagi lini depan Timnas Indonesia, termasuk karena insting mencetak golnya.
Frengky Aruan - Selasa, 14 Juli 2026
Ketum PSSI Erick Thohir Soroti Postur Tubuh Mitchell Baker Setelah Resmi Jadi WNI
Olahraga
Resmi WNI, Mitchell Baker Incar Debut bersama Timnas Indonesia
Mitchell Baker segera mengincar debut bersama Timnas Indonesia setelah resmi menjadi WNI.
Frengky Aruan - Selasa, 14 Juli 2026
Resmi WNI, Mitchell Baker Incar Debut bersama Timnas Indonesia
Olahraga
Diaspora Diajak Ramaikan Liga Putri, PSSI Juga Persilakan Klub Rekrut 2 Pemain Asing
Liga Putri akan menampilkan enam tim yaitu Persita, Persija, Bekasi FC, Persikad, Garudayaksa, dan Dewa United, seperti yang disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Frengky Aruan - Jumat, 10 Juli 2026
Diaspora Diajak Ramaikan Liga Putri, PSSI Juga Persilakan Klub Rekrut 2 Pemain Asing
Indonesia
PSSI Senggol Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Usai Prabowo Resah Timnas Indonesia Gagal Main di Piala Dunia
Keresahan presiden berdasar atas prinsip kehormatan bangsa melalui prestasi olahraga internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
PSSI Senggol Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Usai Prabowo Resah Timnas Indonesia Gagal Main di Piala Dunia
Olahraga
Akan Diikuti Persita, Persija, hingga Dewa United, Liga Putri Diharapkan Jadi Fondasi Kebangkitan Sepak Bola Putri
Erick Thohir bertemu dengan klub, yang akan mengikutsertakan tim putrinya ke Liga Putri, yakni Persita, Persija, Bekasi FC, Persikad, Garudayaksa, dan Dewa United.
Frengky Aruan - Selasa, 07 Juli 2026
Akan Diikuti Persita, Persija, hingga Dewa United, Liga Putri Diharapkan Jadi Fondasi Kebangkitan Sepak Bola Putri
Olahraga
Larangan Suporter Away Berpeluang Dihapus, I.League dan Klub Super League Dibebani Tanggung Jawab
Potensi ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Frengky Aruan - Senin, 06 Juli 2026
Larangan Suporter Away Berpeluang Dihapus, I.League dan Klub Super League Dibebani Tanggung Jawab
Olahraga
Timnas Indonesia dalam Momentum Tepat Menjadi Juara Piala AFF 2026, Menurut Ketua BTN Sumardji
Sepanjang keikutsertaan, Timnas Indonesia belum pernah menjadi juara di ASEAN Championship atau dikenal Piala AFF.
Frengky Aruan - Jumat, 03 Juli 2026
Timnas Indonesia dalam Momentum Tepat Menjadi Juara Piala AFF 2026, Menurut Ketua BTN Sumardji
Olahraga
Beberapa Negara ‘Saling Sikut’ Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Tunggu Keputusan Resmi FIFA
Padahal, jauh sebelumnya, Indonesia santer disebut akan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 Divisi 1, yang diikuti delapan tim nasional.
Frengky Aruan - Kamis, 02 Juli 2026
Beberapa Negara ‘Saling Sikut’ Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Tunggu Keputusan Resmi FIFA
Olahraga
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Bagian Upaya PSSI Capai Target 50 Besar Ranking FIFA
Terdekat Luke Vickery dan Mitchell Baker diproyeksikan membantu Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 17 Juni 2026
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Bagian Upaya PSSI Capai Target 50 Besar Ranking FIFA
Bagikan