Sopir Taksi Online Anggap Razia Semena-mena

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 03 Agustus 2016
Sopir Taksi Online Anggap Razia Semena-mena

Foto ilustrasi (Foto: Instagram @grabid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Ratusan pengemudi taksi online berbasis aplikasi menggelar aksi unjuk rasa. Para pengemudi taksi pelat hitam itu menolak tegas Peraturan Menteri Perhubungan (Permen/PM) Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Para pengemudi taksi online berkumpul di MGK Mall Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (3/8). Para pengemudi taksi online yang diwakili Endang Joni Setiawan selaku Koordinator Lapangan Community Car Online (CCO) menilai tindakan yang dilakukan petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI terhadap pengemudi taksi online dengan melakukan razia terhadap pengemudi taksi online semena-mena. 

Endang mengatakan, Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 masih tahap sosialisasi. ia merasa heran Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 baru akan resmi diterapkan mulai Oktober 2016 mendatang, tapi pihak Kemenhub sudah melakukan razia.

"Razia Dishub itu semena-mena. Kami kerja jadi kayak kriminal aja," kata Endang di lokasi aksi.

Di samping itu, pengemudi taksi online menolak aturan balik nama STNK menjadi badan hukum, bukan perorangan. Endang berdalih pengemudi taksi online keberatan karena mobil yang mereka beli dibayar dengan cara mencicil dengan uang pribadi, bukan perusahaan.

"Kalau balik nama STNK, leasing enggak bakal ngasih, karena kita ini rata-rata beli mobilnya masih nyicil," ujar Endang.

Para pengemudi taksi online juga menolak aturan Kemenhub agar mengubah SIM menjadi SIM umum dan kendaraan taksi online mengikuti KIR.

Endang menjelaskan, rata-rata SIM pengemudi taksi online SIM polos. Jika harus mengubah menjadi SIM umum itu berarti akan ada biaya yang dikeluarkan selain itu mereka bukan pengemudi angkutan umum.

Perihal kir, Endang mengatakan pengemudi taksi online keberatan karena terkait masalah asuransi dan dikhawatirkan akan menurunkan harga jual mobil.

"Tentu akan merugikan pengemudi online karena nanti asuransi enggak mau bayar kalau nanti kami ada kecelakaan," tegas Endang lagi.

BACA JUGA:

  1. Grab Car dan Uber Tetap Beroperasi, Tapi Dilarang Tambah Armada
  2. Sopir Blue Bird Pembawa Parang Jadi Tersangka Demo Angkutan Umum
  3. Istri Supir Taksi Curhat, Setoran Tinggi Mencekik Pengemudi
  4. Garangnya Demo Tolak Transportasi Online Berbasis Aplikasi di Jakarta 
  5. Rusuh Sopir Taksi, Menko Polhukam: Ke Depan Tidak Ada Lagi Aksi Sweeping dan Anarkis

 

#Kemenhub #Taksi Uber #GrabCar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Kemenhub memantau dampak penutupan Bandara Riyadh hingga 17 Oktober 2026. Qatar Airways dan Emirates membatalkan sejumlah penerbangan. Simak imbauan bagi penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
Kemenhub Ungkap Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Wings Air Paling Banyak Pembatalan
Sebanyak 226 penerbangan Wings Air dibatalkan selama periode 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026 akibat gangguan operasional yang dipicu kabut asap.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Kemenhub Ungkap Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Wings Air Paling Banyak Pembatalan
Indonesia
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak
Karhutla dan kabut asap berdampak pada 1.673 penerbangan domestik. Simak daftar 6 bandara terdampak dan penjelasan Kemenhub soal hak penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, 1.673 Penerbangan Domestik Terdampak
Indonesia
Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo
Sekitar 20 menit pasca-kelahiran, bayi gajah tersebut sudah menunjukkan refleks serta kekuatan fisik yang baik dengan mampu berdiri tegak dan menopang tubuhnya secara mandiri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo
Indonesia
Cari Korban Kapal Virgo Transport 8, Penyelam Pasukan Khusus TNI-AL Gunakan Drone Laut
Ada 622 orang personel tim SAR gabungan yang dikerahkan mencari para korban Kapal Virgo Transport 8.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Cari Korban Kapal Virgo Transport 8, Penyelam Pasukan Khusus TNI-AL Gunakan Drone Laut
Indonesia
Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda
Kemenhub mengerahkan kapal patroli membantu pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda
Indonesia
Pejabat Kemenhub Diduga Minta Commitment Fee 5 Persen, Proyek Perlintasan Kereta Rp 20,7 Miliar Jadi Sorotan
Dakwaan KPK mengungkap dugaan commitment fee 5 persen dalam proyek perlintasan sebidang Jawa dan Sumatera senilai Rp 20,7 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Pejabat Kemenhub Diduga Minta Commitment Fee 5 Persen, Proyek Perlintasan Kereta Rp 20,7 Miliar Jadi Sorotan
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Kemenhub belum membuka sejumlah bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 467 penerbangan terdampak, termasuk 409 domestik.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Indonesia
Negara-Negara Asing Ikut Bantu Pemadam Karhutla, 35 Pesawat dari AS Hingga Laos Diizinkan Masuk NKRI
Mayoritas armada asing yang masuk merupakan helikopter karena memiliki kemampuan efektif dalam mendukung pemadaman api dari udara di lokasi terdampak.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Negara-Negara Asing Ikut Bantu Pemadam Karhutla, 35 Pesawat dari AS Hingga Laos Diizinkan Masuk NKRI
Bagikan