SETELAH memberikan pidato yang amat menyentuh dan menggelora di acara Golden Globes 2018, Oprah Winfrey mendapat banyak dukungan dari berbagai kalangan untuk maju di pilpres AS. Selebritas seperti Lady Gaga pun menyatakan komitmen akan memberikan dukungan bagi Winfrey.
Winfrey ialah mogul media yang juga seorang aktris. Ia menjadi perempuan kulit hitam pertama yang menerima penghargaan Cecile DeMile.
Kekasih lama Winfrey, Stedman Graham, mengatakan kemungkinan Winfrey maju pilpres amat besar.
"Tergantung publik. Ia pasti akan melakukannya," ujar Graham.
Namun, Winfrey mematikan rumor tersebut dalam sebuah wawancara dengan majalah In Style.
"Aku selalu merasa nyaman dan percaya diri karena mengetahui dengan pasti apa yang bisa dan tidak bisa kulakukan," ujarnya dalam wawancara tersebut.
Selain itu, Winfrey menyebut bahwa maju pilpres bukan hal yang membuatnya tertarik.
"Aku tak punya DNA untuk hal itu. Itu bukan buatku," tegasnya.
Spekulasi majunya Winfrey makin menjadi setelah orang-orang dekatnya mendorongnya melakukan hal itu. Meskipun demikian, Winfrey meyakinkan bahwa maju pilpres tidak baik untuk kehidupan pribadinya.
"Gayle, yang amat mengenalku, meneleponku secara teratur, memberi tahuku bahwa ada perempuan di bandara yang bertanya kepadanya, 'kapan Oprah akan maju pilpres?'. Lalu ia akan menulis, 'aku tahu, aku tahu. Itu enggak akan bagus untukmu, tapi bagus untuk orang lain'," ujar Winfrey.
Sementara itu, petahana Presiden Trump menanggapi kemungkinan Winfrey maju pilpres dengan santai.
"Itu akan menyenangkan. Ya, aku akan mengalahkan Oprah," ujarnya.
Sayang sekali jika Oprah enggak maju, ya.(dwi)

