Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

So Sweet, Pangeran Harry Rancang Sendiri Cincin Pertunangannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 28 November 2017
So Sweet, Pangeran Harry Rancang Sendiri Cincin Pertunangannya

Pangeran Harry bersama tunangannya, Meghan Markle. (foto: Twitter @kensingtonroyal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KISAH cinta Pangeran Harry dan Meghan Markle memang dimulai dari sebuah blind date. Namun, cinta di antara mereka seperti memang telah muncul sejak jumpa pertama. Seperti dikutip dari BBC, setidaknya itulah pengakuan Pangeran Harry saat wawancara setelah pengumuman pertunangan mereka.

"Sejak pertama bertemu, aku tahu dialah yang the one buatku," ujarnya.

Oleh karena itu, tidak menggherankan jika Pangeran Harry amat menaruh perhatian pada desain cicin yang ia gunakan untuk melamar sang tunangan, Meghan Markle.

Cincin pertunangan itu menampilkan dua buah berlian yang dulunya milik ibu Pangeran Harry, Putri Diana. Berlian itu diikat dengan cincin emas kuning dan sebuah berlian dari Botswana.

Cincin pertunangan Pangeran Harry dan Meghan Markle. (foto: elleuk)

Botswana memang punya makna spesial bagi pasangan ini. Pangeran Harry dan Markle menghabiskan lima hari berkemah di negara itu tak lama setelah mereka bertemu.

Markle memang tak sempat bertemu langsung dengan Putri Diana, sehingga Pangeran Harry punya alasan sendiri untuk memberikan berlian sang ibu kepada Markle.

"Ini amat penting bagiku. Untuk mengetahui bahwa ibuku menjadi bagian ini bersama kami," ujarnya.

Di mata Markle, Putri Diana ialah perempuan yang mengagumkan.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan