Slank Rilis Album 'The Greatest Hits Live', Berisi Kompilasi Konser Era 2002-2025
Slank baru saja merilis album 'The Greatest Hits Live.' Foto: Dok. Slank
MerahPutih.com - Saat menunggu rampungnya proses produksi album studio ke-26, Slank kembali menyapa penggemarnya dengan merilis album kompilasi live bertajuk “Slank – The Greatest Hits Live.”
Album ini dirilis dalam dua format, yakni CD (Compact Disc) dan CDigital yang dilengkapi kartu berisi kode voucher khusus.
Kode tersebut bisa dipindai untuk menikmati album secara digital. Resmi diluncurkan pada 17 September 2025, album ini tersedia bagi para Slankers dan pelanggan KFC melalui pembelian langsung atau bentuk bundling lewat paket ayam yang disertai bonus CD album.
Kompilasi ini memuat 15 lagu andalan Slank yang direkam secara live di berbagai panggung, yakni mulai dari 2002 hingga 2025.
Baca juga:
JBL Festival 2025: dari Nostalgia Ari Lasso hingga Energi Gila-gilaan Slank
View this post on Instagram
Rekamannya juga mencakup momen-momen penting, seperti Virus Roadshow 2002, Satu Satu Live Tour 2003, Reborn Republic 2005, Slankers Day 2008, Beautiful Smile Tour 2022, Pestapora 2024, hingga Pasar Malam Empat Satoe, yang menjadi konser spesial perayaan ulang tahun Slank ke-41.
Menariknya, album ini juga menghadirkan kolaborasi dengan Mezzaluna, Lula, dan Chaska, yaitu anak-anak personel Slank, yang diambil dari penampilan mereka di konser Pasar Malam Empat Satoe awal 2025.
Demi menghadirkan nuansa konser sesungguhnya, lagu “Intro Indonesia” dari penampilan live di Jember 2002 dipilih sebagai pembuka album.
Sementara itu, “Kamu Harus Pulang”, lagu yang identik sebagai penutup konser Slank, dijadikan track terakhir. Lagu itu menjadikannya sebagai penutup yang manis untuk album ini.
Baca juga:
Sedangkan untuk cover albumnya, menampilkan kolase foto kelima personel Slank, yang menambah kesan personal dan autentik.
Secara keseluruhan, album ini menawarkan pengalaman mendengarkan yang membuat para pendengar seolah berdiri di barisan depan konser Slank.
Lalu, merasakan energi ribuan penonton dan penampilan Slank yang apa adanya, tanpa bantuan backing track atau lipsync.
Selain musik, album ini juga memuat potongan pesan-pesan positif dari para personel di atas panggung, yang memberikan kesan emosional yang mendalam bagi para penikmatnya. (far)
Bagikan
Berita Terkait
Lirik dan Makna Mendalam Lagu 'Creep' dari Radiohead, Cerita soal Rasa tak Layak Dicintai
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS