Skandal Suap Meikarta Seret Dua Direktur Keuangan Lippo ke KPK

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 01 November 2018
Skandal Suap Meikarta Seret Dua Direktur Keuangan Lippo ke KPK

Pembangunan kawasan Meikarta. (meikarta.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Keuangan PT Lippo Cikarang Tbk, Soni dan Direktur Keuangan PT Lippo Karawaci Tbk, Richard Setiadi terkait kasus dugaan suap izin proyek Meikarta. Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro.

"Mereka berdua diperiksa menjadi saksi untuk tersangka BS (Billy Sindoro)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (1/11).

Penyidik KPK juga memanggil ajudan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Marfuah Affan; PNS Dinas PMPTSP Bekasi, Matalih; Kabid PSDA Dinas PUPR Bekasi, Daniel; Kasi Pemanfaatan Ruang Dinas Bina Marga Jawa Barat, Yani Firman; dan Joseph Christopher Mailool. "Juga menjadi saksi untuk BS," tegas Febri.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah
Jubir KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

KPK telah memanggil sejumlah saksi, baik dari pihak Lippo Group, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satu saksi penting yang telah diperiksa penyidik sebagai saksi adalah CEO Lippo Group James Riady.

Dalam pemeriksaan terhadap James, penyidik lembaga antirasuah itu mendalami soal pertemuan dengan Neneng dan peran Lippo Group dalam proyek yang ditaksir menelan investasi mencapai Rp278 triliun itu. KPK ingin mengetahui sumber uang yang diduga digunakan Billy untuk menyuap Neneng.

Kawasan Meikarta merupakan salah satu proyek prestisius milik Lippo Group. Penggarap proyek Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sementara PT Lippo Cikarang Tbk adalah anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk.

meikarta
Proyek Meikarta dari Lippo Group (meikarta.com)

Dalam kasus suap Meikarta ini, KPK telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan suap proyek Meikarta. Mereka di antaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasindan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro.

Adapun, Neneng dan anak buahnya di Kabupaten Bekasi diduga menerima suap Rp7 miliar dari Billy Sindoro. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses perizinan Meikarta, proyek prestisius milik Lippo Group. (Pon)

#Lippo Grup #Suap Meikarta #Meikarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta Pakai Duit Danantara
Proyek tersebut direncanakan akan menyediakan total sekitar 141.000 hunian dari tiga lokasi lahan yang telah disiapkan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta Pakai Duit Danantara
Indonesia
Maruarar Sirait Konsultasi ke KPK Ubah Maikarta Jadi Rusun Bersubsidi
Maruarar telah meninjau langsung kawasan Meikarta pada Sabtu (17/1). Dalam peninjauan tersebut, disiapkan lahan seluas sekitar 20 hektare di dua titik berbeda untuk pembangunan rusun subsidi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Maruarar Sirait Konsultasi ke KPK Ubah Maikarta Jadi Rusun Bersubsidi
Indonesia
Lama Mangkrak, Meikarta Bakal Dialihkan Jadi Proyek Rusun Subsidi
Proyek Meikarta Cikarang yang lama mangkrak akan dialihkan menjadi lokasi rusun subsidi berdasarkan hasil rapat bersama Perumnas dan pengembang swasta.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Lama Mangkrak, Meikarta Bakal Dialihkan Jadi Proyek Rusun Subsidi
Berita Foto
Mengintip Desain Rumah Subsidi Berukuran 14 Meter Persegi yang Dibanderol Mulai 100 Jutaan
Pengunjung melihat interior rumah subsidi dengan berbagai perlengkapan rumah tangga di Lippo Nusantara Mall, Semanggi, Jakarta, Senin (16/6/2025).
Didik Setiawan - Senin, 16 Juni 2025
Mengintip Desain Rumah Subsidi Berukuran 14 Meter Persegi yang Dibanderol Mulai 100 Jutaan
Bagikan