Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis

Poster film "Memburu Pemangsa". (ANTARA/Farika Nur Khotimah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di tengah gelombang Sinema Indonesia yang terus dipenuhi jeritan histeris akibat hantu mitologis dan teror gaib, sutradara Umay Shahab bersama Sinemaku Pictures nekat mengambil manuver ekstrem.

Mereka menyuguhkan horor psikologis berdarah yang berpijak pada kekejaman nyata kekerasan seksual terhadap anak lewat film Memburu Pemangsa.

Baca juga:

Film Horor 'Lingsir Wengi' Angkat Kisah Ghost Hunter, Teror Bermula dari Kamar Terlarang

Babak Baru Horor Kriminal Tanpa Sosok Gaib

Menembus kegelapan ruang redaksi yang mencekam, alur cerita berdurasi 115 menit ini membawa penonton menyelami perjuangan empat jurnalis perempuan tangguh.

Agnes (Laura Basuki), Cia (Prilly Latuconsina), Brina (Taskya Namya), dan Anya (Yasamin Jasem) terseret ke dalam teka-teki berantai hilangnya sejumlah anak secara misterius.

Perjalanan investigasi mengumpulkan dan memverifikasi informasi di lapangan digambarkan sangat realistis hingga menyentuh integritas pers yang sesungguhnya.

Pilihan tonal warna hijau temaram, kelabu, dan hitam pekat sukses menginjeksi atmosfer beracun yang merefleksikan kebejatan watak predator pemangsa masa depan anak-anak,

Baca juga:

2 Film Horor Indonesia di 24 September 2026, Ada 'Memburu Pemangsa' dan 'Bisikan Desa Gringsing'

Intuisi, Okultisme, dan Pertarungan Fisik di Lapangan

Konflik kian memuncak saat penelusuran fakta yang semula tampak seperti kasus penculikan biasa perlahan membuka lapisan persoalan yang jauh lebih kelam, mulai dari praktik pemujaan sesat hingga jejak predator berdarah dingin.

Karakter perempuan di dalam naskah garapan Rezi Junio dan Umay Shahab ini ditulis sangat berdaya. Intuisi tajam Agnes yang dibayangi duka dipadukan dengan ketelitian Anya membedah literatur demonologi serta okultisme guna mengungkap simbol pemujaan iblis.

Keadaan kian meledak ketika investigasi berhadapan langsung dengan bahaya fisik, memaksa Brina dan Cia terlibat dalam aksi laga baku hantam sengit demi menyelamatkan nyawa yang terancam.

Performa Mengerikan Penjelmaan Iblis Dunia Nyata

Horor murni dalam karya ini terpancar kuat bukan dari wujud gaib, melainkan dari kejiwaan manusia yang rusak melalui akting Teuku Rifnu Wikana sebagai figur antagonis utama.

Monster terkelam di muka bumi bukanlah sosok gaib berwujud ganjil, melainkan manusia yang mematikan rasa kemanusiaannya sendiri demi memuaskan nafsu. Dilansir Antara, itulah premis filosofis utama yang digaungkan dengan lantang sepanjang cerita.

Tatapan mata kosong, gerak-gerik janggal, dan tawa dingin antagonis menyuntikkan rasa jijik sekaligus ngeri yang membakar ketegangan psikologis penonton mempertegas betapa menakutkannya sosok predator pedofil itu.

Baca juga:

Film 'Memburu Pemangsa' Gelar Konser Amal, .Feast hingga Efek Rumah Kaca Ikut Ramaikan

Tamparan Keras untuk Budaya Diam dan Fenomena Sosial

Mengusung gerakan sosial melalui kampanye #JagaAnakAnak, film ini tidak sekadar menjual ketegangan kriminal dan aksi pertarungan, tetapi juga melayangkan kritik tajam terhadap kebiasaan masyarakat yang sering kali abai.

Film Memburu Pemangsa melayangkan tamparan keras terhadap 'budaya diam' serta fenomena no viral, no justice yang kerap menjangkiti penanganan kasus kekerasan anak di Tanah Air.

Pesan dari film, yang sekaligus kritik untuk merobohkan tembok stigma tabu di masyarakat.

Pada akhirnya, porsi adegan laga dan ketegangan investigasi menyatu padu untuk menyampaikan satu amanat penting: keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab kolektif yang tak boleh lagi diabaikan. (*)

#Film Indonesia #Jurnalistik #Film Horor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
ShowBiz
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
Kamila Andini menyoroti collective power perempuan lewat film Empat Musim Pertiwi yang tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
ShowBiz
Sinopsis 'The Doll Ghawiah', Teror Boneka Angker yang Hantui Keluarga Pranata
The Doll Ghawiah bakal tayang 29 Oktober 2026 di bioskop. Film ini siap meneror bioskop lewat format IMAX.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Sinopsis 'The Doll Ghawiah', Teror Boneka Angker yang Hantui Keluarga Pranata
Fun
Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis
Lewati hantu gaib, film Memburu Pemangsa sajikan investigasi jurnalistik berdarah bongkar teror keji predator anak! Intip sinopsis lengkapnya di sini.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis
ShowBiz
Film Horor 'Lingsir Wengi' Angkat Kisah Ghost Hunter, Teror Bermula dari Kamar Terlarang
Film horor Lingsir Wengi mengikuti Putik dan teman-temannya yang menghadapi teror setelah membuka kamar terlarang di sebuah motel tua.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Film Horor 'Lingsir Wengi' Angkat Kisah Ghost Hunter, Teror Bermula dari Kamar Terlarang
ShowBiz
Hungry Ghost Festival, Film Horor Komedi Garapan Imam Darto Tayang 26 November 2026
Hungry Ghost Festival, film horor komedi arahan Imam Darto, tayang di bioskop 26 November 2026 dengan kisah kutukan supernatural.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Hungry Ghost Festival, Film Horor Komedi Garapan Imam Darto Tayang 26 November 2026
ShowBiz
Aurora Ribero Kembali ke Horor, Film Terbarunya 'Kill Kill Bang Bang' Tayang Perdana di Los Angeles
Aurora Ribero kembali ke genre horor lewat film pendek Kill Kill Bang Bang. Film ini dijadwalkan world premiere di Screamfest Horror Film Festival, Los Angeles.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Aurora Ribero Kembali ke Horor, Film Terbarunya 'Kill Kill Bang Bang' Tayang Perdana di Los Angeles
ShowBiz
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
Palari Films merilis teaser perdana Desember Jani yang menampilkan kisah keluarga, konflik ibu dan anak, serta hubungan hangat Julia dan Jani.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
Bagikan