Sidang Suap Meikarta Digelar di Bandung Bukan Jakarta, Tanya Kenapa?

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 17 Desember 2018
Sidang Suap Meikarta Digelar di Bandung Bukan Jakarta, Tanya Kenapa?

Tersangka Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro saat menyerahkan diri ke KPK Senin (15/10) malam. MP/Ponco Sulaksono

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Terdakwa Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro akan menjalani sidang perdana kasus dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta pada Rabu (17/12) lusa di Bandung.

Ada tiga tersangka lain yang juga akan menjalani sidang perdana kasus suap tersebut, mereka yakni dua konsultan Lippo Group, Taryadi dan Fitra Djaja Purnama serta Pegawai Lippo Group, Henry Jasmen.

"Persidangan perdana dijadwalkan Rabu (19/12)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (17/12).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (MP/Angga)

Menurut Febri, persidangan keempat tersangka bakal digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat. Namun Febri tak merinci alasan sidang digelar di Bandung, bukan di Jakarta.

Febri hanya menjelaskan terkait dakwaan untuk keempat tersangka yang akan berkutat seputar praktik suap dalam pengurusan izin proyek prestisius milik Lippo Group tersebut.

"Dalam dakwaan akan diuraikan peran para terdakwa dalam dugaan pemberian suap pada Bupati Bekasi dan jajarannya," tandasnya.

meikarta
Pembangunan kawasan Meikarta. (meikarta.com)

Dalam kasus ini, KPK menetapkan sembilan orang sebagai tersangka, dua di antaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. Sementara tujuh orang lainnya berasal dari Pemkab Bekasi dan pejabat Lippo Group.

Neneng dan anak buahnya diduga menerima Rp7 miliar secara bertahap lewat Billy Sindoro. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses pengurusan izin proyek Meikarta. (Pon)

#Suap Meikarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Maruarar Sirait Konsultasi ke KPK Ubah Maikarta Jadi Rusun Bersubsidi
Maruarar telah meninjau langsung kawasan Meikarta pada Sabtu (17/1). Dalam peninjauan tersebut, disiapkan lahan seluas sekitar 20 hektare di dua titik berbeda untuk pembangunan rusun subsidi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Maruarar Sirait Konsultasi ke KPK Ubah Maikarta Jadi Rusun Bersubsidi
Bagikan