Sibolga hingga Tapanuli Selatan Dilanda Banjir dan Longsor, Ribuan Warga Mengungsi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 26 November 2025
Sibolga hingga Tapanuli Selatan Dilanda Banjir dan Longsor, Ribuan Warga Mengungsi

Lokasi Bencana Alam di Sibolga dan Tapanuli. (Foto: dok. BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Empat wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, dilanda bencana bertubi-tubi akibat cuaca ekstrem pada Senin (24/11) dan Selasa (25/11). Selain menelan korban jiwa, bencana ini turut mengganggu aktivitas dan penghidupan masyarakat.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan sementara per Rabu (26/11) pukul 07.00 WIB, hujan deras selama lebih dari dua hari memicu banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sibolga.

Wilayah yang terdampak banjir meliputi Kelurahan Angin Nauli (Kecamatan Sibolga Utara), Kelurahan Aek Muara Pinang dan Aek Habil (Kecamatan Sibolga Selatan), dan Kelurahan Pasar Belakang dan Pasar Baru (Kecamatan Sibolga Kota).

Berdasarkan laporan visual, banjir mengalir cukup deras dan menghantam permukiman warga, menyeret kendaraan serta merusak sejumlah infrastruktur.

“Arus air itu juga membawa material seperti lumpur, batang pohon, puing bangunan, dan sampah rumah tangga,” ujar Abdul dalam keterangannya, Rabu (26/11).

Baca juga:

Semeru Hantam 204 Hektare Lahan Pertanian Warga, BNPB Ungkap Tiga Orang Luka Berat Terjebak Material Vulkanik

Sementara itu, untuk tanah longsor wilayah terdampak mencakup:

  • Kelurahan Angin Nauli, Simare-mare, Sibolga Hilir, Hutabarangan, Huta Tonga, Sibual-buali (Kecamatan Sibolga Utara),
  • Kelurahan Parombunan dan Aek Mani (Kecamatan Sibolga Selatan),
  • Kelurahan Pancuran Bambu, Pancuran Dewa, Pancuran Kerambil (Kecamatan Sibolga Sambas),
  • Kelurahan Pasar Belakang, Pasar Baru, Pancuran Gerobak (Kecamatan Sibolga Kota).

Akibat bencana ini, satu warga mengalami luka-luka dan telah mendapat perawatan. Kerugian material sementara mencakup tiga unit rumah terdampak, termasuk satu ruko.

“Beberapa akses jalan juga terdampak sehingga mengganggu mobilisasi warga,” tambah Abdul.

Baca juga:

20 Kejadian Bencana Alam di 6 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, 10 Orang Meninggal Dunia sementara Ratusan Warga Harus Mengungsi

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, banjir dan longsor menyebabkan delapan warga meninggal dunia, 58 lainnya terluka, dan 2.851 warga terpaksa mengungsi. Bencana ini berdampak di 11 kecamatan, yakni Sipirok, Marancar, Batangtoru, Angkola Barat, Muara Batangtoru, Angkola Sangkunur, Angkola Selatan, Sayur Matinggi, Batang Angkola, Tanah Timbangan, dan Angkola Muaratais.

Di Kabupaten Tapanuli Utara, sebanyak 50 unit rumah terdampak dan dua jembatan terputus akibat banjir dan tanah longsor. BPBD bersama tim gabungan telah melakukan pendataan dan merekomendasikan jalur alternatif Pangaribuan–Silantom sebagai akses sementara.

Berpindah ke Tapanuli Tengah, sebanyak 1.902 unit rumah terdampak banjir di sembilan kecamatan, yaitu Pandan, Sarudik, Badiri, Kolang, Tukka, Lumut, Barus, Sorkam, dan Pinangsori. BPBD Tapanuli Tengah bersama tim gabungan telah mendirikan tenda pengungsian dan menyalurkan bantuan sembako.

Abdul menegaskan bahwa seluruh pendataan bersifat sementara. “Data masih berpotensi mengalami perkembangan sesuai hasil kaji cepat lanjutan di lapangan,” ujarnya. (Knu)

#Bencana Alam #Banjir #Tanah Longsor #Sumatra Utara #BNPB
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Senyum dan Senang Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Dapat Hunian Sementara
Dengan konsep modular yang cepat dan berkualitas, rumah sementara ini bukan sekadar tempat berteduh, melainkan ruang pemulihan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Senyum dan Senang Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Dapat Hunian Sementara
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer ke Arah Besuk Kobokan
Selain itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah untuk menghindari bahaya lontaran batu pijar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer ke Arah Besuk Kobokan
Indonesia
49 Ribu Hektare Lahan Terdampak Banjir Sumatera Harus Direhabilitasi
Data tersebut merupakan hasil identifikasi cepat pada periode 28 November-10 Desember 2025 dan dapat berubah dengan penambahan terbaru.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
49 Ribu Hektare Lahan Terdampak Banjir Sumatera Harus Direhabilitasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
Akses Wisata Bromo dari Malang Longsor, Hanya Bisa Dilewati Roda 2
Tanah longsor menutup Jalan Raya Gubugklakah, jalur utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo dari arah Malang.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Akses Wisata Bromo dari Malang Longsor, Hanya Bisa Dilewati Roda 2
Indonesia
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Luapan air menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Hu’u, Kilo, dan Pajo, dengan enam desa dilaporkan terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Indonesia
DPR Dukung Pembentukan Pokja Buat Percepat Pemulihan Warga Terdampak Banjir Sumatera
Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
DPR Dukung Pembentukan Pokja Buat Percepat Pemulihan Warga Terdampak Banjir Sumatera
Indonesia
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
Sebanyak lima kecamatan terendam banjir susulan tersebut, yakni Pante Bidari, Indra Makmu, Banda Alam, Julok, dan Rantau Selamat. Kondisi ini menyebabkan aktivitas masyarakat kembali lumpuh.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
Indonesia
Bangunan Rusak Akibat Banjir di Aceh Tamiang Capai 58 Ribu, Kondisi Memprihatinkan
Data kerusakan ini, dapat diakses melalui laman https://spectra.brin.go.id
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Bangunan Rusak Akibat Banjir di Aceh Tamiang Capai 58 Ribu, Kondisi Memprihatinkan
Indonesia
Bersihkan Lumpur Banjir di Sekolah, Aceh Taming Perlu Tambahan Alat Berat
Saat ini, hanya 15 persen sekolah terdampak yang benar-benar sudah bersih dari lumpur, baik ruangannya maupun halamannya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Bersihkan Lumpur Banjir di Sekolah, Aceh Taming Perlu Tambahan Alat Berat
Bagikan